Truk Pengangkut Alat Berat Hantam JPO Kapten Tendean, Sopir Diduga Main Ponsel, Jembatan Nyaris Roboh

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas setelah truk pengangkut alat berat menghantam JPO Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada struktur jembatan dan kemacetan panjang.

Petugas gabungan melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas setelah truk pengangkut alat berat menghantam JPO Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan berat pada struktur jembatan dan kemacetan panjang.

Jakarta Selatan | MataRakyat.Online, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mengalami kerusakan berat setelah dihantam truk pengangkut alat berat pada Selasa (14/7/2026) dini hari. Benturan keras menyebabkan struktur jembatan bergeser, salah satu penyangga terlepas dari pondasinya, dan tangga JPO terpisah dari badan jembatan sehingga dinyatakan tidak aman untuk digunakan.

Beruntung, insiden yang terjadi sekitar pukul 00.30 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka karena kondisi lalu lintas masih relatif lengang.

Diduga Lalai, Sopir Fokus Menggunakan Ponsel

Berdasarkan keterangan resmi BPBD DKI Jakarta, kecelakaan bermula ketika kendaraan towing bernomor polisi B-9077-UFU yang mengangkut alat berat melaju dari arah Pancoran menuju Blok M.

BPBD menyatakan bahwa pengemudi tidak memperhitungkan batas maksimal ketinggian muatan saat melintasi JPO.

 “Sopir kendaraan towing alat berat tidak memperhitungkan maksimal ketinggian muatan.” Demikian keterangan BPBD DKI Jakarta.

BPBD juga mengungkap dugaan penyebab lain yang memperparah kelalaian pengemudi.

 “Pengemudi melihat ada JPO namun tanpa disadari pengemudi dalam kondisi fokus pada handphone.”

Akibat kelalaian tersebut, alat berat yang diangkut menghantam bagian bawah JPO hingga menyebabkan kerusakan berat pada konstruksi jembatan. Sopir kini telah diamankan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Kakanwil BPN Banten Raih Golden Leader 2026 di Malam Anugerah HUT ke-6 JMSI

Kemacetan Meluas Hingga Kuningan

Kecelakaan ini berdampak besar terhadap arus lalu lintas Jakarta Selatan. Jalan Kapten Tendean menuju Blok M hanya dapat dilalui satu lajur sehingga antrean kendaraan mengular hingga Simpang Kuningan, Jalan HR Rasuna Said, dan Warung Buncit.

Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefados, mengatakan petugas telah diterjunkan sejak dini hari untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

 “Saat ini ada satu buah truk yang sedang membawa alat berat tersangkut di JPO tersebut sehingga menyebabkan kendaraan itu tidak bisa jalan. Seluruh arus kendaraan tentunya terdampak.”

Menurut Robby, proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara cepat karena membutuhkan alat berat tambahan.

“Karena melibatkan JPO, kita harus mendatangkan crane. Saat ini masih fokus pengaturan lalu lintas dan menunggu dinas terkait.

Petugas kemudian menerapkan rekayasa lalu lintas dan mengarahkan kendaraan menuju jalur alternatif melalui Jalan Mampang Prapatan, Warung Buncit, Gatot Subroto, serta HR Rasuna Said.

Baca Juga :  Gerakan Buruh Menguat Jelang May Day 2026, Serikat Pekerja Bertemu Presiden dan Siapkan Aksi Besar

 

JPO Ditutup Total

Tim gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Satpol PP, dan Kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian serta memasang pembatas untuk mencegah masyarakat menggunakan JPO yang mengalami kerusakan berat.

Proses pembongkaran dan evaluasi struktur dilakukan sebelum pemerintah memutuskan langkah perbaikan atau pembangunan kembali JPO tersebut.

 

Catatan Redaksi Mata Rakyat Online

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga disiplin pengemudi. Dugaan penggunaan telepon genggam saat mengemudi, ditambah kegagalan memperhitungkan dimensi muatan, menunjukkan bahwa human error masih menjadi penyebab dominan kecelakaan yang merusak fasilitas publik.

Selain penegakan hukum terhadap pengemudi, pemerintah perlu memperkuat pengawasan terhadap kendaraan pengangkut alat berat, termasuk pemeriksaan dimensi muatan sebelum memasuki kawasan perkotaan serta pemasangan sistem pendeteksi batas ketinggian (height detection system) di jalur yang memiliki JPO dan flyover. Langkah tersebut penting untuk mencegah kerugian negara dan melindungi keselamatan masyarakat.

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku KARHUTLA, Negara Harus Hadir dan Bertindak!
Pengurus DPP GMPD Resmi Dilantik, Wamen Desa PDT RI, Beri Ucapan Selamat via Zoom
Tumpukan Sampah Kering Terbakar di Curug Kulon, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas
Gerak Cepat Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Mayat Perempuan di Jalur Naga, Masyarakat Apresiasi, Satu Terduga Pelaku Diamankan
PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Telah Usai, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M Bangun Tekad Akan Terapkan Nilai-nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan
Bukan Sekadar Seremonial, FORMASI Bagikan 2.600 Masker kepada Warga Kelapa Dua
Peduli Kesehatan Masyarakat, H. Wawan Sumarwan Bagikan Ribuan Masker Gratis di Jambe
Gunung Anak Krakatau Level III, FORMASI Imbau Warga Waspadai Abu Vulkanik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:47 WIB

DePA-RI Desak Penegakan Hukum Tegas Terhadap Pelaku KARHUTLA, Negara Harus Hadir dan Bertindak!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Pengurus DPP GMPD Resmi Dilantik, Wamen Desa PDT RI, Beri Ucapan Selamat via Zoom

Minggu, 27 September 2026 - 02:34 WIB

Tumpukan Sampah Kering Terbakar di Curug Kulon, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Kamis, 17 September 2026 - 17:04 WIB

Gerak Cepat Polsek Kelapa Dua Ungkap Kasus Mayat Perempuan di Jalur Naga, Masyarakat Apresiasi, Satu Terduga Pelaku Diamankan

Sabtu, 12 September 2026 - 14:58 WIB

PPNK Angkatan 73 Lemhannas RI Telah Usai, dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M Bangun Tekad Akan Terapkan Nilai-nilai Kebangsaan di Dunia Kesehatan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB