PAMEKASAN | Matarakyat.Online – Momentum bulan suci Ramadhan kembali menjadi saksi indahnya kebersamaan pemuda di Kecamatan Pasean. Bertempat di Masjid Al Khairat, Dusun Gajam, Desa Sana Daja, suasana penuh kekeluargaan menyelimuti acara Buka Puasa Bersama yang dirangkai dengan aksi pembagian takjil oleh Pemuda Mikol Tunging, Senin (16/03).
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi nyata dari sinergi antar kelompok pemuda. Kehadiran perwakilan Pemuda Mikol Tunging, Juddin dan Ajizz, menjadi simbol kuatnya tali persaudaraan di tingkat akar rumput.

Satu Nampan, Berjuta Makna
Acara buka puasa bersama yang digelar di teras Masjid Al Khairat ini berlangsung khidmat. Duduk melingkar dalam kesederhanaan, para pemuda dan jamaah tampak menyatu tanpa sekat. Puncak acara ditandai dengan pembagian paket takjil yang disiapkan khusus oleh Pemuda Mikol Tunging untuk warga sekitar dan musafir.
Dalam pernyataannya, Juddin didampingi Ajizz selaku perwakilan Pemuda Mikol Tunging, menekankan bahwa kolaborasi adalah kunci kemajuan desa.

“Kami hadir di sini bukan hanya untuk berbagi makanan, tetapi untuk berbagi semangat. Pemuda Mikol Tunging ingin menunjukkan bahwa dengan saling merangkul, kita bisa menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat di Masjid Al Khairat ini,” ujar Juddin dengan antusias.
Inisiatif ini mendapat sambutan luar biasa dari jajaran pengurus pemuda Dusun Gajam. Ust. Adnan Suparto selaku Ketua dan Ust. Rofi Uddin selaku Wakil Ketua melihat hal ini sebagai langkah awal untuk program-program kolaboratif lainnya.
“Melihat Juddin, Ajizz, dan rekan-rekan pengurus lainnya kompak di lapangan, kami merasa optimis bahwa masa depan pemuda di Desa Sana Daja akan semakin cerah. Terima kasih atas partisipasi aktif Pemuda Mikol Tunging,” ungkap Ust. Adnan Suparto.

Manajemen acara yang rapi ini juga tidak lepas dari kerja keras Ust. Hodri (Sekretaris) dan Ust. Simanuddin (Bendahara) yang memastikan seluruh hidangan berbuka dan takjil terdistribusi dengan merata kepada seluruh jamaah.
Menjaga Tradisi Gotong Royong
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan shalat Maghrib berjamaah. Melalui acara ini, Masjid Al Khairat tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat koordinasi kebaikan bagi pemuda Pasean dalam menjaga nilai-nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Pamekasan.
Penulis : Syahid
Editor : Redaksi









