JAKARTA, MataRakyat.Online – Hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Rusia memasuki babak baru. Sebanyak tiga kapal perang milik Angkatan Laut Rusia (Russian Navy) resmi bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (30/3/2026) pukul 09.00 WIB, untuk mengikuti latihan bersama dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL).
Kedatangan gugus tugas Armada Pasifik Rusia ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan maritim kedua negara.
Kedatangan Disambut Upacara Militer
Armada Rusia disambut melalui upacara militer sederhana oleh jajaran Pangkalan Utama TNI AL III (Lantamal III) Jakarta.

Komandan Lantamal III Jakarta, Laksamana Pertama TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M., dalam keterangannya menyampaikan:
“Kunjungan ini merupakan bentuk nyata hubungan persahabatan antara Indonesia dan Rusia, sekaligus momentum meningkatkan profesionalisme prajurit kedua angkatan laut,” ujarnya di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/3/2026).
Adapun tiga kapal perang Rusia yang terlibat terdiri dari:
- Kapal perusak anti-kapal selam kelas Udaloy
- Kapal korvet kelas Steregushchiy
- Kapal tanker (kapal bantu logistik)
Latihan Bersama “Orruda 2026”
Latihan bersama bertajuk Latma Orruda 2026 merupakan agenda rutin bilateral yang difokuskan pada peningkatan interoperabilitas dan pemahaman taktis antar personel angkatan laut.
Komandan Satuan Tugas Rusia, Rear Admiral Alexei Sysuev, menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat kooperatif.
“Kami hadir untuk memperkuat koordinasi keamanan maritim serta berbagi pengalaman teknis dengan TNI AL, bukan sebagai unjuk kekuatan militer,” ungkapnya melalui penerjemah.
Rangkaian Agenda Kegiatan
Selama berada di Jakarta, kru kapal perang Rusia akan menjalani sejumlah agenda, meliputi:
- Courtesy Call ke pimpinan TNI AL
- Professional Sharing terkait strategi keamanan laut
- Sport Exchange antar prajurit
- Sea Phase (fase laut): Latihan komunikasi taktis, Simulasi Search and Rescue (SAR), Prosedur pemeriksaan kapal
Latihan laut dijadwalkan berlangsung di perairan Teluk Jakarta hingga Laut Jawa.
Diplomasi Pertahanan dan Stabilitas Kawasan
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal), Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia.
“TNI AL berkomitmen menjalin kerja sama dengan negara sahabat demi menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan. Latihan ini murni untuk peningkatan profesionalisme prajurit,”
jelasnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (30/3/2026) pukul 11.45 WIB, Armada Rusia dijadwalkan berada di Jakarta hingga akhir pekan sebelum melanjutkan pelayaran menuju fase latihan laut sebagai bagian dari Latma Orruda 2026.
Penulis : Herman
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Sumber: Dispenal TNI AL, Kantor Berita Antara, hasil pantauan lapangan









