Kapal Perang Rusia Masuk JAKARTA!

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi dari berapa gambar

Foto Ilustrasi dari berapa gambar

JAKARTA, MataRakyat.Online – Hubungan kerja sama militer antara Indonesia dan Rusia memasuki babak baru. Sebanyak tiga kapal perang milik Angkatan Laut Rusia (Russian Navy) resmi bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok pada Senin (30/3/2026) pukul 09.00 WIB, untuk mengikuti latihan bersama dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL).

 

Kedatangan gugus tugas Armada Pasifik Rusia ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan maritim kedua negara.

 

Kedatangan Disambut Upacara Militer

Armada Rusia disambut melalui upacara militer sederhana oleh jajaran Pangkalan Utama TNI AL III (Lantamal III) Jakarta.

 

Komandan Lantamal III Jakarta, Laksamana Pertama TNI (Mar) Harry Indarto, S.E., M.M., dalam keterangannya menyampaikan:

“Kunjungan ini merupakan bentuk nyata hubungan persahabatan antara Indonesia dan Rusia, sekaligus momentum meningkatkan profesionalisme prajurit kedua angkatan laut,” ujarnya di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (30/3/2026).

Baca Juga :  Kemensos Wajibkan Foto Rumah & Token Listrik untuk Verifikasi PBI-JKN, 60 Ribu Petugas Turun Lapangan

Adapun tiga kapal perang Rusia yang terlibat terdiri dari:

  • Kapal perusak anti-kapal selam kelas Udaloy
  • Kapal korvet kelas Steregushchiy
  • Kapal tanker (kapal bantu logistik)

 

Latihan Bersama “Orruda 2026”

Latihan bersama bertajuk Latma Orruda 2026 merupakan agenda rutin bilateral yang difokuskan pada peningkatan interoperabilitas dan pemahaman taktis antar personel angkatan laut.

Komandan Satuan Tugas Rusia, Rear Admiral Alexei Sysuev, menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat kooperatif.

 “Kami hadir untuk memperkuat koordinasi keamanan maritim serta berbagi pengalaman teknis dengan TNI AL, bukan sebagai unjuk kekuatan militer,” ungkapnya melalui penerjemah.

 

Rangkaian Agenda Kegiatan

Selama berada di Jakarta, kru kapal perang Rusia akan menjalani sejumlah agenda, meliputi:

  • Courtesy Call ke pimpinan TNI AL
  • Professional Sharing terkait strategi keamanan laut
  • Sport Exchange antar prajurit
  • Sea Phase (fase laut): Latihan komunikasi taktis, Simulasi Search and Rescue (SAR), Prosedur pemeriksaan kapal
Baca Juga :  PNM Masuk Ekosistem Danantara, Apa Dampaknya bagi UMKM?

Latihan laut dijadwalkan berlangsung di perairan Teluk Jakarta hingga Laut Jawa.

 

Diplomasi Pertahanan dan Stabilitas Kawasan

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal), Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, menegaskan bahwa latihan ini merupakan bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia.

 “TNI AL berkomitmen menjalin kerja sama dengan negara sahabat demi menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan. Latihan ini murni untuk peningkatan profesionalisme prajurit,”

jelasnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (30/3/2026) pukul 11.45 WIB, Armada Rusia dijadwalkan berada di Jakarta hingga akhir pekan sebelum melanjutkan pelayaran menuju fase latihan laut sebagai bagian dari Latma Orruda 2026.

 

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Sumber: Dispenal TNI AL, Kantor Berita Antara, hasil pantauan lapangan

Berita Terkait

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026
Klasemen Piala AFF 2026 Terbaru, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Semifinal
Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar
Parlemen AS Loloskan Anggaran Pertahanan USD 1,15 Triliun, RUU Perang Menuju Ujian Berat di Senat
Kepala BGN Baru Tegaskan Zero Tolerance Korupsi: Program Makan Bergizi Gratis Harus Bersih dan Transparan
Koperasi Desa Merah Putih Bukan Supermarket, Prabowo Siapkan Jadi Ujung Tombak Penyaluran Bansos dan Program MBG
Dilaporkan Diduga Menghina Profesi Wartawan, Kasus Hotman Paris Kembali Sorot Pentingnya Perlindungan Pers
Wamentan Sudaryono Jelaskan Alokasi Dana Efisiensi Rp308 Triliun: MBG Dinilai Bukan Penyebab Kas Negara Tekor

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Terbaru, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Semifinal

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:13 WIB

Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:50 WIB

Parlemen AS Loloskan Anggaran Pertahanan USD 1,15 Triliun, RUU Perang Menuju Ujian Berat di Senat

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kepala BGN Baru Tegaskan Zero Tolerance Korupsi: Program Makan Bergizi Gratis Harus Bersih dan Transparan

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB