Pilar Saga Ichsan Soroti Moral dan Etika Guru usai Kasus Dugaan Pelecehan di Sekolah

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MataRakyat.Online | TANGERANG SELATAN – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan menyoroti, pentingnya moral dan etika profesi guru menyusul mencuatnya kasus dugaan pelecehan di lingkungan sekolah yang kini tengah didalami aparat kepolisian.

 

Pilar mengatakan, Pemkot Tangsel bersama Wali Kota telah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk memberikan pendampingan kepada korban.

 

Selain itu, lanjut Pilar,kasus tersebut juga telah ditangani Polres Tangerang Selatan dan Polda Banten guna dilakukan pendalaman lebih lanjut.

 

“Kasus ini sudah ditindaklanjuti oleh Polres Kota Tangerang Selatan dan juga Polda untuk dilakukan pendalaman. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan karena pihak kepolisian masih memanggil pihak-pihak terkait,” ujar Pilar.

 

Menurutnya, Pemkot Tangsel terus memantau perkembangan kasus sekaligus memastikan korban mendapatkan pendampingan, termasuk secara psikologis.

 

Lebih lanjut, Pilar menegaskan, bahwa perlindungan terhadap anak dan perempuan menjadi prioritas utama Pemkot Tangsel.

Baca Juga :  Kapolres Tangsel Perkuat Sinergi dengan Kejari, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan

 

Karena itu, siapapun wajib menjaga anak-anak dari tindakan yang tidak sesuai dengan usia mereka.

 

“Perlindungan terhadap anak dan perempuan itu adalah hal yang utama di Kota Tangerang Selatan. Jangan sampai anak-anak terkontaminasi hal-hal yang tidak sesuai dengan usianya,” katanya.

 

Di sisi lain, Pilar mengingatkan, bahwa profesi guru memiliki tanggung jawab moral dan etika yang harus dijaga. Meski meyakini setiap guru memiliki niat baik dalam mendidik siswa, ia menilai tetap ada batas profesional yang tidak boleh dilanggar.

 

“Saya yakin setiap guru punya tujuan yang baik kepada anak-anak didik. Tapi tentu ada batasan moral dan etika yang secara keprofesian harus dilakukan,” tegasnya.

 

Meski kasus tersebut terjadi di sekolah swasta tingkat SMK yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten, Pilar memastikan, persoalan perlindungan anak tetap menjadi perhatian serius Pemkot Tangsel.

 

“Maka dari itu dinas kami terus bergandengan dengan Polres untuk menyelesaikan permasalahan ini sampai tuntas,” ucapnya.

 

Baca Juga :  Lahan Terbatas Bukan Halangan! SDN Ciputat 06 Tangsel Disulap Jadi Gedung 3 Lantai

Selain penanganan kasus, lanjutnya lagi, Pemkot Tangsel juga terus memperkuat langkah pencegahan di lingkungan sekolah. Pilar menyebut setiap sekolah sejatinya telah memiliki Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan yang melibatkan guru, kepala sekolah, hingga staf sekolah.

 

Namun demikian, ia berharap, seluruh pihak di sekolah dapat lebih aktif saling mengawasi dan segera melaporkan apabila muncul gejala yang mengarah pada kekerasan atau pelecehan terhadap anak.

 

“Kalau ada gejala-gejala yang mengarah kepada kekerasan terhadap anak atau pelecehan, itu harus segera dilaporkan agar bisa diantisipasi sebelum menjadi masalah yang lebih besar,” jelasnya.

 

Pilar pun mengapresiasi pihak-pihak yang telah membantu mengungkap kasus tersebut. Sementara proses penyelidikan berjalan di kepolisian, Pemkot Tangsel memastikan fokus utama saat ini adalah pemulihan dan pendampingan korban.

 

“Yang paling penting adalah pendampingan si anaknya,” pungkasnya.

Penulis : Jody

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Lahan Terbatas Bukan Halangan! SDN Ciputat 06 Tangsel Disulap Jadi Gedung 3 Lantai
Sains Festival BRIN di Serpong Bidik Talenta Muda Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa
9.000 Atlet Porprov Banten Bertanding di Tangsel, 23 Rumah Sakit Disiapkan Antisipasi Cedera
Maulid Nabi di SMKN 2 Tangsel, Siswa Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal

Sabtu, 26 September 2026 - 17:36 WIB

Lahan Terbatas Bukan Halangan! SDN Ciputat 06 Tangsel Disulap Jadi Gedung 3 Lantai

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB