Tangerang Selatan – Dugaan adanya kejanggalan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Tangerang Selatan mencuat setelah seorang orang tua calon siswa mengaku kecewa karena anaknya yang sempat tercantum dalam daftar peringkat dinyatakan tidak lolos.
Orang tua berinisial NS (40) mengaku anaknya sempat berada di peringkat 123 pada jalur prestasi. Namun, setelah pembaruan data di sistem, status anaknya berubah menjadi tidak diterima.
Menurut NS, ia juga mengetahui adanya calon siswa lain yang disebut berasal dari luar Kota Tangerang Selatan, bahkan memiliki Kartu Keluarga (KK) dari Kabupaten Garut, namun justru dinyatakan lolos seleksi di SMPN 2 Tangerang Selatan.
“Saya bingung, awalnya anak saya masih masuk daftar. Tapi malam harinya berubah tidak lolos. Sementara ada yang katanya dari luar daerah malah diterima,” ujar NS kepada awak media.
Dalam rekaman percakapan yang diterima media, terdengar sejumlah orang tua mempertanyakan perubahan hasil seleksi yang terjadi dalam waktu singkat. Mereka juga meminta agar proses penerimaan siswa baru dilakukan secara transparan.
Sejumlah orang tua bahkan menduga adanya permainan dalam proses seleksi. Namun hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut belum dapat dibuktikan dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Para orang tua berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan melakukan audit terhadap proses seleksi di SMPN 2 Tangerang Selatan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.
Mereka juga meminta apabila ditemukan pelanggaran maupun praktik yang merugikan masyarakat, agar dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 2 Kota Tangerang Selatan maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi untuk memperoleh penjelasan dan akan memuat hak jawab sesuai Kode Etik Jurnalistik.
(Redaksi akan memperbarui berita setelah memperoleh konfirmasi dari pihak terkait.)
Penulis : Nara Sumber
Editor : Redaksi









