“Momentum Ramadan Perkuat Ikatan Spiritual dan Emosional Warga Binaan Bersama Keluarga”
Tangerang | MataRakyat.Online — Dalam rangka memperkuat pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan, Rutan Kelas I Tangerang menghadirkan keluarga warga binaan untuk menyaksikan langsung rangkaian kegiatan ibadah yang dilaksanakan di dalam rutan. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata dukungan terhadap program pembinaan spiritual sekaligus momentum mempererat hubungan kekeluargaan di bulan penuh berkah, Jumat(27/2/2026).
Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, warga binaan mengikuti program One Day One Khatam dengan penuh kekhusyukan. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang secara konsisten dilaksanakan selama Ramadan guna meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan. Kehadiran keluarga dalam momen tersebut menghadirkan suasana berbeda—lebih hangat dan penuh semangat—karena warga binaan merasakan langsung dukungan moril dari orang-orang terdekat mereka.

Dukungan keluarga inilah yang kemudian ditegaskan sebagai faktor penting dalam keberhasilan pembinaan. Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa proses pembinaan tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan keluarga, khususnya dalam pembinaan keagamaan yang menjadi fondasi perubahan perilaku warga binaan.
“Pembinaan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan keluarga. Momentum Ramadan ini menjadi ruang yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, sekaligus mempererat kembali hubungan emosional antara warga binaan dengan keluarganya. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkesinambungan,” ujar Irhamuddin.

Sejalan dengan pesan tersebut, suasana kebersamaan semakin terasa ketika kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Momen ini menjadi puncak kebersamaan yang sarat makna, karena tidak hanya menghadirkan kebahagiaan sederhana berbagi hidangan, tetapi juga ruang untuk saling menguatkan dan memotivasi. Warga binaan dan keluarga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbagi cerita serta memperbarui komitmen dalam menjalani proses pembinaan dengan sungguh-sungguh.
Pada akhirnya, kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pembinaan di dalam rutan tidak hanya berfokus pada aspek spiritual semata, tetapi juga pada penguatan sistem dukungan sosial. Melalui sinergi antara rutan dan keluarga, Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam membangun proses reintegrasi sosial yang lebih humanis. Diharapkan, keterlibatan aktif keluarga dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Penulis : Wenny
Editor : Herman FMBN









