Jembatan Kampung Ilat Pasar Kemis Roboh Dua Tahun, Warga Desak Pemkab Tangerang Segera Bangun Kembali

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang | MataRakyat.Online — Jembatan penghubung di Kampung Ilat, Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, hingga kini belum juga dibangun kembali meski telah roboh sejak dua tahun lalu. Kondisi ini memicu keluhan dan desakan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang agar segera merealisasikan pembangunan jembatan yang menjadi akses vital warga.

 

Jembatan tersebut merupakan jalur utama masyarakat Kampung Ilat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengantar anak-anak ke sekolah, beribadah, serta kegiatan ekonomi warga. Sejak roboh, warga terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko, terutama bagi anak-anak dan lansia.

 

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang serta Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2) terkait rencana pembangunan kembali jembatan tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan DBMSDA Kabupaten Tangerang dan BBWS Ciliwung Cisadane. Prosesnya masih berjalan dan terus kami dorong agar dapat segera direalisasikan,” jelas Nurhanudin.

 

Baca Juga :  Tegur Aktivitas Matel di Curug, Dua Warga Jadi Korban Pengeroyokan dan Penganiayaan, Kuasa Hukum Minta Pelaku Segera Ditangkap

Namun, lamanya proses tanpa kejelasan waktu pembangunan membuat masyarakat semakin resah. Ana Supriatna, tokoh masyarakat Kampung Ilat, menyatakan bahwa jembatan tersebut sangat dibutuhkan, khususnya untuk akses pendidikan anak-anak.

“Kami sangat membutuhkan jembatan ini. Anak-anak kami kesulitan berangkat ke sekolah sejak jembatan roboh. Kami mohon pemerintah segera membangunnya,” ujarnya.

 

Keluhan serupa juga disampaikan Muhtadi (Murhadi), Ketua RT 02/03 Kampung Ilat. Ia mengungkapkan bahwa warga telah menunggu selama dua tahun tanpa kepastian.

 

“Sudah dua tahun kami menunggu. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda pembangunan. Kami berharap pemerintah benar-benar mendengar aspirasi warga,” katanya.

 

Desakan juga datang dari unsur organisasi kemasyarakatan. Nandang, Sekretaris Jenderal GRIB Jaya DFC Kabupaten Tangerang, menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses utama warga dan tidak boleh dibiarkan terlalu lama terbengkalai.

Baca Juga :  Aliansi Media dan Lembaga Kabupaten Tangerang Soroti Dugaan Mark Up Proyek Pohon Bambu Cisoka dan Titik 0 KM Tigaraksa

 

“Jembatan ini akses utama masyarakat. Kami tidak bisa membiarkan anak-anak terisolasi. Pemerintah harus segera bertindak dan tidak menunda-nunda lagi,” tegasnya.

 

Sementara itu, Marsidi, Ketua DKM Masjid Al-Barokah Kampung Ilat, menyampaikan bahwa keterbatasan akses akibat jembatan roboh juga berdampak pada kegiatan keagamaan dan sosial warga.

 

“Kami sudah tidak bisa menunggu lebih lama. Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas warga, termasuk untuk ke masjid. Harapan kami pemerintah segera membangun kembali,” ujarnya.

 

Masyarakat Kampung Ilat berharap Pemkab Tangerang segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses dasar dan keselamatan warga. Hingga kini, warga masih menanti langkah konkret pemerintah agar jembatan penghubung yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat Kampung Ilat dapat kembali berfungsi.

Penulis : Hariri

Editor : Herman

Berita Terkait

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat
Launching POSBANKUM Bojong Nangka Perkuat Literasi Hukum, RT dan RW Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Konflik Warga
Makan Enak Tak Harus Mahal, Warung Bang Opik Sajikan Cita Rasa Bintang Lima dengan Harga Mulai Rp2 Ribu
Pemkab Tangerang Hadirkan Warung Tekan Inflasi, Sembako Bersubsidi 45 Persen untuk Warga
Hari Anak Nasional 2026, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Ketum Gerhana Indonesia Minta APH Bertindak Tegas Jika Ada Pelanggaran Hukum dalam Aksi Demo di PT PEMI AW
Wabup Intan Resmikan Perpustakaan Modern Kelapa Dua, Dorong Budaya Literasi dan Inovasi Masyarakat
RW 17 Bojong Nangka Bentuk Kelompok Wanita Tani, Siap Jadi Percontohan Urban Farming di Kabupaten Tangerang

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:39 WIB

Launching POSBANKUM Bojong Nangka Perkuat Literasi Hukum, RT dan RW Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Konflik Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 23:52 WIB

Makan Enak Tak Harus Mahal, Warung Bang Opik Sajikan Cita Rasa Bintang Lima dengan Harga Mulai Rp2 Ribu

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pemkab Tangerang Hadirkan Warung Tekan Inflasi, Sembako Bersubsidi 45 Persen untuk Warga

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:27 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Bupati Tangerang Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB