TANGERANG | MataRakyat.Online– Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menghadirkan Warung Tekan Inflasi (Warteksi) yang menjual kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi hingga 45 persen. Program ini digelar selama tiga hari, 22–24 Juli 2026, di Gerai Tangerang Gemilang (GTG) Cikupa dan Pasar Daon, Kecamatan Rajeg.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan program tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar, sekaligus menjaga daya beli di tengah kenaikan harga pangan.
“Kegiatan warung ini bertujuan meringankan beban masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya di tengah melambungnya harga kebutuhan pokok,” ujar Maesyal.
Harga Sembako Bersubsidi
Melalui Warteksi, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga sebagai berikut:
- Beras premium: Rp7.000/kg
- Gula pasir: Rp12.000/kg
- Minyak goreng: Rp13.500/liter
- Bawang merah: Rp20.000/kg
- Bawang putih: Rp25.000/kg
- Cabai merah keriting: Rp25.000/kg
- Cabai rawit merah: Rp30.000/kg
- Cabai rawit hijau: Rp38.000/kg
Bupati berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke wilayah lain sesuai kemampuan keuangan daerah karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
Paket Sembako Disubsidi Rp139.700
Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menjelaskan pemerintah menyediakan: Beras premium: 665 kg, Gula pasir: 200 kg, Minyak goreng: 200 liter, Bawang merah: 200 kg, Bawang putih: 200 kg, Cabai merah keriting: 150 kg, Cabai rawit merah: 150 kg, Cabai rawit hijau: 150 kg
Total nilai komoditas berdasarkan harga pasar mencapai Rp310.200 per paket. Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan subsidi sebesar Rp139.700 atau sekitar 45 persen, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp170.500 untuk memperoleh seluruh paket sembako tersebut.
Menjaga Inflasi dan Daya Beli
Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, program Warteksi juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Penulis : Herman
Editor : Redaksi









