Kejari Kabupaten Tangerang Selamatkan Aset Pemkab Senilai Rp67 Miliar, Lahan SMPN 2 Pagedangan Kembali Diamankan

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahan Seluas 11.213 Meter Persegi Dikuasai Pihak Lain Selama 15 Tahun

KAB TANGERANG | MataRakyat.OnlineKejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang melalui Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) berhasil menyelamatkan aset milik Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan nilai mencapai lebih dari Rp67 miliar.

Aset tersebut berupa lahan seluas 11.213 meter persegi yang berada di kawasan Perumahan Medang Lestari, Desa Medang, Kecamatan Pagedangan. Lahan itu sebelumnya direncanakan untuk pembangunan SMPN 2 Pagedangan, namun diketahui telah dikuasai pihak lain selama kurang lebih 15 tahun.

Bertindak berdasarkan Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang, Tim JPN Kejari Kabupaten Tangerang mengambil langkah hukum non-litigasi guna mengembalikan penguasaan aset tersebut kepada pemerintah daerah.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Kabupaten Tangerang, Eddy Purwanto, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Ricky Tommy Hasiholan, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan serangkaian tindakan administratif dan hukum berupa somasi terhadap pihak yang menguasai lahan.

“Kami melakukan serangkaian tindakan non-litigasi berupa somasi terhadap pihak yang menguasai lahan. Setelah menerima somasi, pihak tersebut segera mengosongkan lahan,” ujar Eddy Purwanto, Selasa (15/7/2025).

Nilai Aset Diperkirakan Capai Rp67,2 Miliar

Setelah proses penyelamatan aset selesai dilakukan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang secara resmi menyerahkan kembali Surat Kuasa Khusus beserta dokumen pendukung kepada BPKAD Kabupaten Tangerang sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi.

Baca Juga :  Pokdarkamtibmas Bhayangkara Polsek Curug Korwil Sukabakti Resmi Dilantik dan Dikukuhkan, Siap Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Menurut Eddy, berdasarkan nilai pasar saat ini, dua bidang tanah yang berhasil diamankan tersebut diperkirakan memiliki nilai total mencapai Rp67.278.000.000.

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti konkret peran aktif Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Kabupaten Tangerang dalam membantu pemerintah daerah menjaga dan menyelamatkan aset negara dari penguasaan yang tidak semestinya.

Ia menambahkan, penyelamatan PSU (Prasarana, Sarana, dan Utilitas) Medang Lestari menjadi salah satu kasus strategis yang akhirnya berhasil diselesaikan setelah bertahun-tahun menjadi persoalan sengketa aset.

Dasar Hukum Pengamanan Aset Negara

Langkah penyelamatan aset ini mengacu pada Pasal 30 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Undang-Undang Kejaksaan, yang memberikan kewenangan kepada jaksa untuk bertindak di dalam maupun di luar pengadilan atas nama negara atau pemerintah.

Baca Juga :  Polsek Curug Gencar Cegah Tawuran Pelajar, Sasar SMKN 13 Kabupaten Tangerang dengan Program "Police Go To School"

Selain itu, Kejari Kabupaten Tangerang juga berpedoman pada Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang perdata dan tata usaha negara.

“Penyelamatan aset ini merupakan bentuk konkret sinergi antara Kejaksaan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam mendukung kepastian hukum dan menjaga kekayaan negara,” pungkas Eddy.

Pentingnya Penyelamatan Aset Daerah

Penyelamatan aset daerah menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik. Aset pemerintah yang kembali diamankan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya, termasuk untuk pembangunan fasilitas pendidikan seperti SMPN 2 Pagedangan yang sebelumnya tertunda.

Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menciptakan kepastian hukum, mencegah potensi kerugian negara, serta memastikan aset publik tetap digunakan untuk kepentingan masyarakat luas.

Penulis : Herman/ Novianto

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat
Launching POSBANKUM Bojong Nangka Perkuat Literasi Hukum, RT dan RW Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Konflik Warga
Makan Enak Tak Harus Mahal, Warung Bang Opik Sajikan Cita Rasa Bintang Lima dengan Harga Mulai Rp2 Ribu
Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelangsiran BBM Bersubsidi di Bekasi, SPBU Banjarsari Disanksi
Sayembara Tangkap Begal Berhadiah hingga Rp50 Juta Tuai Pro-Kontra, Dedi Mulyadi: “Serahkan Hidup-Hidup ke Polisi”
Kronologi Lengkap Putusan MK Soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Ini Dampaknya bagi Jutaan Pelanggan Operator Seluler
Kronologi Lengkap Dugaan Penculikan Aktivis Uun: DPRD Lebak Dilempari Telur, Satu Tersangka Diamankan
Pemkab Tangerang Hadirkan Warung Tekan Inflasi, Sembako Bersubsidi 45 Persen untuk Warga

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:39 WIB

Launching POSBANKUM Bojong Nangka Perkuat Literasi Hukum, RT dan RW Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Konflik Warga

Senin, 27 Juli 2026 - 23:52 WIB

Makan Enak Tak Harus Mahal, Warung Bang Opik Sajikan Cita Rasa Bintang Lima dengan Harga Mulai Rp2 Ribu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:49 WIB

Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelangsiran BBM Bersubsidi di Bekasi, SPBU Banjarsari Disanksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sayembara Tangkap Begal Berhadiah hingga Rp50 Juta Tuai Pro-Kontra, Dedi Mulyadi: “Serahkan Hidup-Hidup ke Polisi”

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB