Fenomena Langka Survei Kepuasan Publik: Kepuasan Publik 95,5% pada Kinerja Dedi Mulyadi

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepemimpinannya di Jawa Barat dianggap efektif dalam memajukan berbagai sektor layanan publik, termasuk infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan kasus pembenahan administrasi fiskal

 

Bandung, Indonesia – Survei terbaru yang dirilis oleh lembaga Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mencapai angka 95,5 persen — fenomena yang jarang terjadi bagi seorang kepala daerah di Indonesia. Data tersebut dirilis setelah survei dilakukan antara 30 Januari–8 Februari 2026 dengan 800 responden menggunakan metode multistage random sampling dan margin of error ±3,5 persen.

 

Tabel Data Survei Kepuasan Publik :

  • Sangat Puas: 35,8%
  • Cukup Puas: 59,7%
  • Tidak Puas: 4,5%
  • Total Kepuasan: 95,5%

Grafik Batang Survei Kepuasan Publik Visualisasi menunjukkan dominasi kategori Cukup Puas dan Sangat Puas, memperkuat fenomena langka tingkat kepuasan 95,5% terhadap kinerja Dedi Mulyadi.

 

Hasil Survei dan Temuan Utama

Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur Dedi Mulyadi (“KDM”) yang mencapai 95,5 persen terdiri atas 35,8 persen responden sangat puas dan 59,7 persen cukup puas terhadap kinerja gubernur selama satu tahun masa kepemimpinan.

Baca Juga :  HPN 2026 Banten Semarakkan Akhir Pekan dengan Jalan Sehat hingga Gala Dinner Gubernur

 

Survei ini menunjukkan bahwa di hampir seluruh demografis dan wilayah di Jawa Barat, angka kepuasan publik terhadap Dedi tetap di atas 90 persen, termasuk di kalangan Gen Z dan lulusan SLTA.

 

Komentar Narasumber Survei

“Approval rating KDM masih sangat tinggi, mencapai 95,5 persen. Tidak mudah bagi banyak kepala daerah mendapatkan angka setinggi ini,”

— Prof. Burhanuddin Muhtadi, Founder & Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia saat rilis survei di Bandung.

Burhanuddin juga mencatat bahwa angka tersebut stabil bahkan sedikit meningkat dibandingkan survei pada periode 100 hari pertama Dedi menjabat pada Mei 2025.

 

Analisis Pakar Politik

— Dr. Firman Manan, Pengamat Politik sekaligus akademisi Universitas Padjadjaran.

Menurut analis politik dari Universitas Padjadjaran, Dr. Firman Manan, **tingkat kepuasan yang sedemikian tinggi bukan hanya indikator efektivitas kerja, tetapi juga menunjukkan kesuksesan strategi komunikasi dan keterlibatan sosial Dedi Mulyadi dalam urusan publik.

“Kinerja Dedi terasa langsung kepada masyarakat melalui program yang nyata dan komunikasi publik yang kuat — ini yang membuat approval rating sangat tinggi dibandingkan banyak kepala daerah lain di Indonesia, tuturnya.

Baca Juga :  Dukung Proyek Underpass Bitung, Penertiban Bangunan Liar di Kadu Jaya Berjalan Humanis dan Kondusif

 

Sementara Djayadi Hanan, Ketua Umum Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (PERSPI), menilai fenomena ini layak dicermati dan menjadi benchmark kepala daerah lain karena approval rating di atas 90 persen sangat jarang terjadi.

Kepemimpinannya di Jawa Barat dianggap efektif dalam memajukan berbagai sektor layanan publik, termasuk infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, dan kasus pembenahan administrasi fiskal

 

Foto Gubernur Dedi Mulyadi memberikan sambutan, ilustrasi tinggi kepuasan publik 95,5% terhadap kinerjanya menurut survei.

Menanggapi hasil survei, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan rasa terima kasih kepada warga atas kepercayaan tinggi yang diberikan.

“Ini bukan hanya angka, tetapi cerminan aspirasi dan harapan masyarakat Jawa Barat. Tentu kami akan terus bekerja sekaligus menerima kritik agar pelayanan publik semakin baik.”

Dedi juga menegaskan bahwa survei ini menjadi motivasi untuk mempertahankan ritme kerja terutama pada sektor kesejahteraan sosial, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, tutupnya.

 

Profil Singkat: Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi adalah tokoh politik Indonesia yang pernah menjabat sebagai Bupati Purwakarta sebelum memenangkan pemilihan sebagai Gubernur Jawa Barat yang dilantik pada 20 Februari 2025. Selama kariernya, Dedi dikenal aktif dalam komunikasi publik dan inovasi program kebijakan sosial.

 

Penulis : Redaksi

Editor : Herman FMBN

Berita Terkait

Sayembara Tangkap Begal Berhadiah hingga Rp50 Juta Tuai Pro-Kontra, Dedi Mulyadi: “Serahkan Hidup-Hidup ke Polisi”
Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar
Kepala BGN Baru Tegaskan Zero Tolerance Korupsi: Program Makan Bergizi Gratis Harus Bersih dan Transparan
Koperasi Desa Merah Putih Bukan Supermarket, Prabowo Siapkan Jadi Ujung Tombak Penyaluran Bansos dan Program MBG
Dilaporkan Diduga Menghina Profesi Wartawan, Kasus Hotman Paris Kembali Sorot Pentingnya Perlindungan Pers
Wamentan Sudaryono Jelaskan Alokasi Dana Efisiensi Rp308 Triliun: MBG Dinilai Bukan Penyebab Kas Negara Tekor
Kepala Desa Masuk Kampus, Tito Karnavian Perkuat SDM Desa untuk Tekan Urbanisasi dan Dongkrak Ekonomi
Indonesia Ukir Sejarah! Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Impor Solar Dihentikan dan Devisa Negara Hemat Rp170 Triliun

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sayembara Tangkap Begal Berhadiah hingga Rp50 Juta Tuai Pro-Kontra, Dedi Mulyadi: “Serahkan Hidup-Hidup ke Polisi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:13 WIB

Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:50 WIB

Kepala BGN Baru Tegaskan Zero Tolerance Korupsi: Program Makan Bergizi Gratis Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:46 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Bukan Supermarket, Prabowo Siapkan Jadi Ujung Tombak Penyaluran Bansos dan Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:44 WIB

Dilaporkan Diduga Menghina Profesi Wartawan, Kasus Hotman Paris Kembali Sorot Pentingnya Perlindungan Pers

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB