KOTA TANGERANG|MataRakyat.Online – Sebanyak 350 warga Komplek Pondok Lakah Permai, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang antusias mengikuti Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di halaman Masjid Baiturrahman, ditulis Selasa 28 Juni 2026.
Program ini menghadirkan layanan kesehatan gratis yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain memudahkan akses pemeriksaan, CKG juga mendorong warga untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini.
Salah seorang peserta, Yanuar (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, ia dapat menjalani berbagai pemeriksaan dasar, seperti pengecekan tekanan darah, kesehatan mata, hingga pemeriksaan lainnya tanpa mengeluarkan biaya.
Yanuar mengatakan, pemeriksaan dasar yang dijalaninya juga akan mempermudah proses rontgen yang akan ia lakukan dalam waktu dekat.
“Kami sangat terbantu. Mudah-mudahan Program CKG seperti ini bisa rutin dilaksanakan sampai tingkat RW,” katanya.
Hal senada disampaikan Dwi Seno (64). Ia menilai Program CKG memberikan banyak manfaat karena membuat layanan kesehatan semakin mudah dijangkau masyarakat.
Dwi mengaku baru pertama kali mengikuti CKG. Sebelumnya, ia selalu langsung memeriksakan kesehatannya ke rumah sakit. Namun, setelah mengikuti layanan ini, ia menilai pemeriksaan awal di CKG menjadi pilihan yang lebih praktis.
“Saya baru pertama kali ikut CKG ini, biasanya langsung ke RS. Tapi ternyata lebih baik periksa ke sini dulu,” ujarnya.
Melalui layanan tersebut, Dwi juga dapat menjalani berbagai pemeriksaan kesehatan yang biasa dilakukan di rumah sakit, seperti pemeriksaan kolesterol, tekanan darah, gula darah, hingga pemeriksaan kesehatan lainnya.
“Ini bagus sekali. Artinya dengan program ini pemerintah benar-benar hadir membantu masyarakat,” katanya.
Program CKG merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto yang dijalankan Pemprov Banten melalui kebijakan Gubernur Banten Andra Soni. Pelaksanaannya mencakup 253 puskesmas, seluruh lembaga pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA sederajat, serta layanan Telemedicine Mobile yang menjangkau desa-desa dan komunitas khusus, termasuk masyarakat Baduy.
Andra Soni mengatakan seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Banten terus bergotong royong menyukseskan Program CKG. Berkat kolaborasi tersebut, capaian pelaksanaan CKG di Banten kini menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia.
“Kota Tangerang menjadi daerah yang tertinggi capaiannya di Provinsi Banten mencapai 43 persen dari target yang diberikan sebesar 46 persen,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga mengajak masyarakat memanfaatkan Program CKG sebagai langkah deteksi dini dan mitigasi berbagai penyakit. Ia meminta masyarakat tidak lagi merasa khawatir untuk memeriksakan kesehatannya karena layanan telah tersedia secara mudah dan gratis.
“Termasuk cek kesehatan mata bisa dilakukan di sini dari beberapa mitra,” terangnya.
Selain itu, Andra Soni memastikan masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat memperoleh layanan di rumah sakit pemerintah tanpa dipungut biaya. Hal tersebut dimungkinkan karena seluruh rumah sakit pemerintah di Provinsi Banten telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC).
“Jadi bapak dan ibu tidak perlu khawatir kalau tidak punya BPJS-nya, karena tetap akan ditangani dengan baik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pelaksanaan Program CKG untuk memenuhi target pemerintah pusat. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan seluruh organisasi kesehatan di Provinsi Banten serta membuka layanan setiap hari di berbagai lokasi.
“Di tempat ini kita targetkan 350 orang untuk usia produktif. Sementara untuk sekolah kita memiliki agenda tersendiri,” katanya.
Di lokasi yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan Program CKG yang digelar Pemprov Banten di Kota Tangerang menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
“Karena ini memang yang sangat dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : JP
Editor : REDAKSI









