KOTA TANGERANG | MataRakyat.Online — Warga Bulak Santri dan Parung Jaya kelurahan Pondok Pucung Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang, bersama para pengurus lingkungan resmi melakukan pemasangan portal jalan pada Jumat (29/5/2026) sebagai langkah preventif untuk mencegah kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase besar yang kerap melintas di kawasan permukiman warga.
Pemasangan portal dilakukan di dua titik strategis, yakni:
- Jalan Sandong Raya Tanjakan BRI 2
- Jalan Sandong – Parung Jaya (Apartemen)

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari para Ketua RT 001, 002, 003, dan 004 Bulak Santri beserta pengurus, pengurus RW 05 Bulak Santri, Ketua RT 001/01 Parung Jaya, Ketua RW 01 Parung Jaya, tokoh masyarakat, pemuda lingkungan, warga setempat, hingga unsur keamanan lingkungan.
Ketua RW 05 Bulak Santri, Wawan Suzana, menjelaskan bahwa pemasangan portal dilakukan sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi jalan lingkungan yang dinilai tidak memiliki kapasitas untuk dilalui kendaraan besar secara terus-menerus.
“Selama ini kendaraan besar sudah sering melewati jalan tersebut. Kondisi itu dikhawatirkan mempercepat kerusakan jalan dan berpotensi membahayakan keselamatan warga,” ujar Wawan saat ditemui di lokasi kegiatan.
Menurutnya, keputusan pemasangan portal bukan dilakukan secara sepihak, melainkan melalui proses musyawarah bersama warga dan para pengurus RT/RW. Selain itu, usulan tersebut juga telah disampaikan kepada pihak kelurahan dan mendapatkan persetujuan sebagai bagian dari koordinasi lingkungan.
Ia menambahkan, biaya pemasangan portal berasal dari hasil gotong royong masyarakat serta bantuan para donatur yang peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah portal sudah terpasang. Semoga langkah ini dapat menjadi solusi pencegahan kerusakan jalan akibat kendaraan besar yang melintas di wilayah kami,” tambahnya.
Langkah warga Bulak Santri dan Parung Jaya tersebut menjadi gambaran nyata pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga fasilitas umum dan infrastruktur lingkungan. Sebab, kerusakan jalan lingkungan tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga dapat berdampak pada keselamatan warga, sistem drainase, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Secara umum, kendaraan bertonase besar yang melintas di jalan lingkungan berisiko menyebabkan retakan aspal, penurunan badan jalan, hingga mempercepat kerusakan konstruksi jalan yang memang tidak dirancang untuk beban berat.
Karena itu, pemasangan portal dinilai sebagai salah satu langkah preventif yang efektif, selama tetap memperhatikan akses kendaraan darurat, keselamatan pengguna jalan, serta dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama masyarakat dan koordinasi dengan pemerintah setempat.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan warga diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi wilayah lain dalam menjaga lingkungan secara mandiri, tertib, dan bertanggung jawab.
Penulis : Hengky
Editor : Redaksi









