Strategi Kalapas Tangerang di 2026: Sinkronisasi 15 Program Aksi Imigrasi dan Pemasyarakatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG | MataRakyat.Online – Mengawali tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang bergerak cepat melakukan pemetaan strategi melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Tahun 2025 serta Sosialisasi Program Kerja Tahun 2026.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, pada Jumat (2/1) ini menjadi bukti komitmen institusi dalam mengimplementasikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pembinaan, transparansi layanan, dan penguatan ketahanan pangan.

Transformasi Keamanan dan Ketertiban

Dalam arahannya, Beni Hidayat menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan panduan untuk aksi nyata. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah mitigasi risiko gangguan keamanan. Lapas Tangerang berencana melakukan pemindahan narapidana berisiko tinggi ke Lapas Maximum Security serta optimalisasi penggeledahan rutin.

Baca Juga :  Polsek Panongan Cek Lahan Jagung di Desa Ciakar, Perkuat Program Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Subjudul

“Monitoring dan evaluasi adalah cerminan tanggung jawab. Setiap bidang harus menerjemahkan hasil evaluasi menjadi program kerja yang konkret, realistis, dan berdampak pada keamanan serta kualitas pelayanan,” tegas Beni.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Sejalan dengan program pemerintah, Lapas Tangerang melakukan terobosan dengan memanfaatkan lahan tidur untuk mendukung kemandirian pangan. Rencana pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) akan disinergikan dengan budidaya hidroponik dan ikan lele yang dikelola langsung oleh warga binaan.

Langkah ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai modal reintegrasi sosial saat bebas nanti.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen, Driver Kini Terima Minimal 92 Persen Pendapatan

Peningkatan Layanan Dasar

Sektor kesehatan dan pendidikan juga mendapat porsi perhatian besar. Lapas Tangerang memproyeksikan pembangunan ruang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mandiri untuk layanan pendidikan kesetaraan. Selain itu, sistem distribusi makanan kini diperketat dengan mekanisme hantaran langsung ke pintu kamar hunian guna menjamin higienitas dan ketertiban.

“Kami optimistis dengan sinergi lintas bidang yang solid, Lapas Kelas I Tangerang dapat menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin akuntabel dan berdaya guna bagi masyarakat dan warga binaan,” pungkas Beni.

 

Penulis : Wenny

Editor : Herman

Berita Terkait

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri
Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak
Anniversary Kedua Ribet Skuteris di Tangerang Tak Sekadar Kumpul, Ada Santunan Yatim dan Cek Kesehatan Gratis
Normalisasi Kali Ledug akan Tuntas Sesuai Target
Uang Ratusan Miliar dalam OTT KPK! 17 Orang Terseret Kasus HGB, Ada Pejabat Pertanahan dan Bos Summarecon
Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng Dinilai Bisa Jadi “Alarm” Masalah Pelayanan
Gebyar HUT RI ke-81 di Bulak Santri, Warga RW 05 Semarakkan Kemerdekaan dengan Olahraga dan Kebersamaan
Upacara 17 Agustus Jadi Puncak HUT ke-81 RI, Semangat Warga Cipondoh Menggema

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Senin, 28 September 2026 - 21:36 WIB

Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak

Minggu, 27 September 2026 - 10:31 WIB

Anniversary Kedua Ribet Skuteris di Tangerang Tak Sekadar Kumpul, Ada Santunan Yatim dan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 27 September 2026 - 08:48 WIB

Normalisasi Kali Ledug akan Tuntas Sesuai Target

Selasa, 15 September 2026 - 17:00 WIB

Uang Ratusan Miliar dalam OTT KPK! 17 Orang Terseret Kasus HGB, Ada Pejabat Pertanahan dan Bos Summarecon

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB