Prabowo tegaskan stabilitas dan kepastian hukum di U.S. Chamber of Commerce

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington DC | MataRakyat.Online – Presiden Republik Indonesia, , menegaskan komitmen pemerintahannya dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui reformasi tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penegakan hukum yang tegas demi menciptakan iklim investasi yang stabil dan kondusif.

Dalam sambutannya pada acara Gala Iftar Dinner Business Summit di , Washington DC, Rabu (18/2/2026), Presiden menyampaikan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan rekam jejak fiskal yang kredibel. Ia menekankan bahwa Indonesia tidak pernah gagal bayar utang sepanjang sejarahnya.

“Kami telah mengelola perekonomian kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar, sekali pun dalam sejarah kami. Bahkan pemerintahan berikutnya akan selalu menghormati utang-utang pemerintah sebelumnya, meskipun mungkin mereka adalah lawan yang sangat kuat satu sama lain,” ujar Presiden.

Hadapi Tantangan Secara Terbuka

Presiden mengakui bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan besar seperti kemiskinan, kelaparan, dan persoalan gizi anak. Namun menurutnya, pendekatan pemerintah adalah menghadapi persoalan secara langsung dengan keberanian dan solusi konkret.

“Masalah harus diselesaikan secara langsung. Kita harus memiliki keberanian untuk mengakui kelemahan kita dan melakukan yang terbaik untuk mencari solusi terbaik,” tegasnya.

Bangun 10 Universitas STEM dan 500 Sekolah Unggulan

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan SDM, Presiden mengumumkan pendirian sepuluh universitas baru berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics, dan Medicine). Kebijakan ini diambil untuk menjawab kekurangan tenaga medis nasional.

Baca Juga :  26 Kesepakatan RI–Singapura Diteken Sekaligus, Apa yang Sebenarnya Sedang Disiapkan Prabowo untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia?

Saat ini Indonesia kekurangan sekitar 140.000 dokter, sementara jumlah lulusan dokter hanya sekitar 10.000 per tahun. Tanpa langkah terobosan, diperlukan waktu 14 tahun untuk menutup kesenjangan tersebut.

Selain itu, pemerintah juga memulai pembangunan 500 sekolah menengah berkualitas tinggi serta membuka kolaborasi pendidikan dengan institusi luar negeri, termasuk universitas terkemuka dari Inggris dan Amerika Serikat.

Tutup 1.000 Tambang Ilegal, Sita 4 Juta Hektare Lahan

Di bidang tata kelola dan penegakan hukum, Presiden menegaskan komitmen kuat untuk memberantas korupsi serta aktivitas ekonomi ilegal, termasuk pertambangan dan pembalakan liar.

Baca Juga :  Wabup Intan Resmikan Perpustakaan Modern Kelapa Dua, Dorong Budaya Literasi dan Inovasi Masyarakat

Ia mengungkapkan telah menutup 1.000 tambang ilegal yang beroperasi di kawasan hutan lindung. Selain itu, pemerintah juga menyita sekitar 4 juta hektare lahan dari korporasi yang melanggar hukum, termasuk yang beroperasi di luar konsesi resmi.

“Kami menegakkan hukum. Kami berupaya menciptakan suasana kepastian proses hukum. Semua ini akan menambah stabilitas sosial dan politik serta menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kegiatan bisnis dan ekonomi,” ujarnya.

Indonesia Hadir dengan Reformasi Nyata

Momentum Iftar di Washington DC menjadi simbol bahwa Indonesia hadir di panggung global bukan hanya dengan kekuatan ekonomi, tetapi juga dengan komitmen reformasi yang nyata dan berkelanjutan.

Pemerintah menegaskan bahwa stabilitas, kepastian hukum, dan pembangunan SDM unggul menjadi fondasi utama dalam menarik investasi serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

(BPMI Setpres)

Penulis : Redaksi

Editor : Herman

Berita Terkait

Sains Festival BRIN di Serpong Bidik Talenta Muda Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa
Jelang Pilkades 2026, Pesannya Tegas Cikarang Jadi Lokasi Deklarasi Damai GARDA, 10 Poin Jelang Pilkades 2026 Disorot
Purbaya Diganti Saat Tengah Disukai Publik, Pergantian Menkeu Jadi Sorotan
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG, Belum Daftar Sertifikat Higiene Sanitasi
Gempa M7,7 Guncang Flores, 47 Orang Meninggal Dunia; Pemerintah Bergerak Tangani Darurat
Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026
Klasemen Piala AFF 2026 Terbaru, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Semifinal
Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:16 WIB

Sains Festival BRIN di Serpong Bidik Talenta Muda Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa

Jumat, 18 September 2026 - 11:04 WIB

Jelang Pilkades 2026, Pesannya Tegas Cikarang Jadi Lokasi Deklarasi Damai GARDA, 10 Poin Jelang Pilkades 2026 Disorot

Selasa, 15 September 2026 - 05:24 WIB

Purbaya Diganti Saat Tengah Disukai Publik, Pergantian Menkeu Jadi Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 16:12 WIB

BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG, Belum Daftar Sertifikat Higiene Sanitasi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:59 WIB

Gempa M7,7 Guncang Flores, 47 Orang Meninggal Dunia; Pemerintah Bergerak Tangani Darurat

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB