Penataan Kampung Kota Keranggan Dimulai, Pemkot Tangsel Bangun Infrastruktur Dasar hingga Desember 2026

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan meninjau lokasi penataan Kampung Kota Keranggan yang menjadi proyek peningkatan kualitas infrastruktur permukiman dengan target selesai Desember 2026.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan meninjau lokasi penataan Kampung Kota Keranggan yang menjadi proyek peningkatan kualitas infrastruktur permukiman dengan target selesai Desember 2026.

TANGSEL |  MataRakyat.Online – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mulai melakukan penataan kawasan Kampung Kota di Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memperbaiki kualitas hunian masyarakat.

Program penataan kawasan seluas sekitar 23 hektare tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 dengan fokus pembangunan berbagai infrastruktur dasar yang menjangkau lima RW dan 12 RT.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan turun langsung meninjau lokasi bersama jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta), Rabu (8/7/2026).

Menurut Pilar, kawasan Keranggan termasuk kategori Rural Urban Undeveloped Area, yakni wilayah transisi antara kawasan pedesaan dan perkotaan yang masih didominasi lahan terbuka serta belum berkembang secara optimal.

 “Kawasan kampung kota ini membutuhkan sentuhan pembangunan infrastruktur. Dengan penataan ini kami berharap kualitas lingkungan dan hunian masyarakat menjadi lebih baik, lebih rapi, dan lebih tertata,” ujar Pilar.

Infrastruktur Dasar Jadi Prioritas

Dalam tahap awal, Pemkot Tangsel memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pekerjaan tersebut meliputi:

  • Pembangunan jalan lingkungan menggunakan paving block.
  • Penggantian paving block lama dengan motif tiga dimensi.
  • Pembangunan drainase U-Ditch ukuran 30×30 cm dan 40×40 cm sepanjang kurang lebih 4 kilometer.
  • Pembangunan dinding penahan tanah (DPT).
  • Pemasangan pagar pengaman pada titik-titik rawan.
  • Pembangunan gapura kawasan.
  • Pemasangan penerangan jalan umum (PJU) tenaga surya.
Baca Juga :  Kapolsek Kelapa Dua Tegaskan Komitmen Ungkap Kasus Penemuan Jenazah Bayi di Bojong Nangka

Seluruh pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan, keamanan, sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan permukiman warga.

 

Jalan Utama Sudah Selesai Tahun Lalu

Pilar menjelaskan, akses jalan utama menuju Kampung Kota Keranggan telah lebih dahulu diperbaiki melalui pengaspalan pada tahun sebelumnya.

Karena itu, pada tahap pembangunan tahun ini perhatian difokuskan pada pembenahan jalan-jalan lingkungan di dalam kawasan permukiman.

 “Paving block lama di jalan lingkungan akan dibongkar dan diganti dengan paving block baru bermotif tiga dimensi agar kawasan lebih rapi dan menarik,” katanya.

 

Target Rampung Akhir Tahun

Proses pembangunan kini telah memasuki tahap persiapan. Material konstruksi akan segera didatangkan sebelum pekerjaan fisik dilakukan secara bertahap.  Pemkot Tangsel menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan pada Desember 2026.

Baca Juga :  OSB Komunitas Senang Berbagi di Bojong Nangka, Gotong Royong Dukung UMKM dan Tebar Kepedulian Sosial

Pilar juga menginstruksikan seluruh jajaran pengawas agar memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi serta tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan.

 “Saya minta benar-benar diawasi sesuai dengan perencanaan. Jangan sampai ada keterlambatan maupun material yang belum terpasang hingga akhir tahun. Saya minta semuanya tuntas sesuai target waktu dan kualitasnya,” tegasnya.

 

Berpotensi Dikembangkan Menjadi Kawasan Tematik

Setelah pembangunan infrastruktur dasar selesai, Pemkot Tangsel membuka peluang menjadikan Kampung Kota Keranggan sebagai kawasan tematik berbasis pemberdayaan masyarakat.

Konsep yang tengah dipersiapkan antara lain pengembangan UMKM, urban farming, bank sampah, hingga berbagai potensi ekonomi lokal lainnya yang disesuaikan dengan aspirasi masyarakat setempat.

“Namun yang paling penting saat ini adalah menyelesaikan terlebih dahulu infrastruktur dasarnya. Setelah itu, kawasan ini bisa terus dikembangkan sesuai potensi masyarakat,” pungkas Pilar.

 

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pemkot Tangsel

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
Soroti Fenomena Trial by Social Media, DePA-RI Sulsel: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?
Buruh Desak Kepastian Kerja dan Upah Layak dalam Pengawalan RUU Ketenagakerjaan
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Musrenbang Desa Curug Wetan Bahas RKP 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Kawal Aspirasi Warga

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soroti Fenomena Trial by Social Media, DePA-RI Sulsel: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Buruh Desak Kepastian Kerja dan Upah Layak dalam Pengawalan RUU Ketenagakerjaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB