Gerakan Buruh Menguat Jelang May Day 2026, Serikat Pekerja Bertemu Presiden dan Siapkan Aksi Besar

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | MataRakyat.Online – Gelombang gerakan buruh nasional kian menguat menjelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Momentum tahunan ini diprediksi akan diwarnai aksi besar-besaran dari berbagai elemen serikat pekerja di Indonesia., Selasa (28/04/2026).

 

Situasi semakin dinamis setelah pimpinan serikat buruh melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut dinilai sebagai babak baru komunikasi antara kalangan pekerja dan pemerintah dalam merespons berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum SPN Iwan Kusmawan hadir bersama Presiden KSPI Sa’id Iqbal. Keduanya menyampaikan delapan tuntutan utama buruh yang mencakup peningkatan kesejahteraan, perlindungan tenaga kerja, hingga arah kebijakan ekonomi strategis nasional.

Baca Juga :  Garda Satu Ajak Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Tekanan Rupiah, Dorong Optimisme Ekonomi Nasional

 

Selain itu, Serikat Pekerja Nasional (SPN) juga menegaskan tiga tuntutan utama atau Tritura buruh. Salah satunya adalah mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang sejalan dengan putusan Mahkamah Konstitusi. Buruh juga menyoroti pentingnya revitalisasi industri tekstil nasional yang dinilai semakin tertekan, serta meminta pembatalan rencana pemangkasan kuota nikel pada tahun 2026.

 

Meski jalur komunikasi telah terbuka, gelombang aksi massa tetap akan digelar. Para pekerja direncanakan memusatkan aksi di kawasan Wisma Danantara sebagai titik utama konsolidasi.

 

Koordinator Lapangan, Amri, menegaskan bahwa lokasi aksi tidak mengalami perubahan. “Aksi tetap berlangsung di Wisma Danantara sampai detik ini,” ujarnya. Ia juga memastikan bahwa seluruh rangkaian aksi akan berlangsung secara tertib dan tetap menjaga kondusivitas.

Baca Juga :  Wagub DKI: Perputaran Ekonomi di Bundaran HI Tembus Rp2 Triliun Berkat Puncak HUT Jakarta ke-499

 

Sebagai bagian dari persiapan, panitia dan pengurus serikat saat ini tengah melakukan survei lapangan guna memastikan mobilisasi massa berjalan optimal. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi tingginya partisipasi buruh dari berbagai daerah.

 

Dengan eskalasi yang terus meningkat, May Day 2026 diproyeksikan menjadi salah satu aksi buruh terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya sebagai ajang unjuk kekuatan, tetapi juga sebagai momentum strategis dalam mendorong perubahan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada pekerja di Indonesia.

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar
Kronologi Lengkap Putusan MK Soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Ini Dampaknya bagi Jutaan Pelanggan Operator Seluler
Bos Cargo Beberkan Aliran Dana Puluhan Miliar ke Bea Cukai
Truk Pengangkut Alat Berat Hantam JPO Kapten Tendean, Sopir Diduga Main Ponsel, Jembatan Nyaris Roboh
IPA Dorong Kolaborasi Pengusaha, Ormas, dan Pemerintah Atasi Parkir Liar serta Benahi Retribusi Parkir Jakarta
Said Iqbal Pastikan Negara Hadir untuk Korban Penyekapan Karyawan Percetakan di Jakpus, Desak Pelaku Dihukum Berat
Wagub DKI: Perputaran Ekonomi di Bundaran HI Tembus Rp2 Triliun Berkat Puncak HUT Jakarta ke-499
Garda Satu Ajak Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Tekanan Rupiah, Dorong Optimisme Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:13 WIB

Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Jumat, 24 Juli 2026 - 02:42 WIB

Kronologi Lengkap Putusan MK Soal Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Ini Dampaknya bagi Jutaan Pelanggan Operator Seluler

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:32 WIB

Bos Cargo Beberkan Aliran Dana Puluhan Miliar ke Bea Cukai

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:50 WIB

Truk Pengangkut Alat Berat Hantam JPO Kapten Tendean, Sopir Diduga Main Ponsel, Jembatan Nyaris Roboh

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:06 WIB

IPA Dorong Kolaborasi Pengusaha, Ormas, dan Pemerintah Atasi Parkir Liar serta Benahi Retribusi Parkir Jakarta

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB