TANGERANG SELATAN – SMKN 7 Tangerang Selatan terus berinovasi dalam menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja global. Melalui program unggulan bertajuk “Go Global SMKN 7”, sekolah mulai mengarahkan peserta didik untuk memanfaatkan peluang kerja internasional, khususnya di sektor perhotelan, kuliner, kecantikan, dan spa yang saat ini memiliki permintaan tinggi di berbagai negara.
Kepala SMKN 7 Tangerang Selatan, Surya Wedi, mengatakan dunia kerja saat ini berkembang sangat cepat sehingga sekolah harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan industri, termasuk kebutuhan tenaga kerja di luar negeri. Menurutnya, negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa terus membuka peluang bagi tenaga kerja terampil dari Indonesia.

“Peluang kerja di luar negeri sangat besar, terutama untuk bidang perhotelan, kuliner, dan layanan jasa. Karena itu kami mempersiapkan siswa agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan, salah satunya penguasaan bahasa asing yang dibuktikan melalui sertifikasi internasional,” ujar Surya Wedi.
Sebagai langkah awal, SMKN 7 Tangsel melakukan seleksi terhadap siswa yang berminat mengikuti program tersebut. Dari sekitar 60 pendaftar, jumlah tersebut disaring menjadi 29 peserta hingga akhirnya terpilih 13 siswa kelas XI yang dinilai memiliki kesiapan akademik, motivasi tinggi, serta dukungan penuh dari orang tua untuk mengikuti program pengayaan bahasa asing.
Saat ini, ke-13 siswa tersebut menjalani pembelajaran bahasa Jepang secara intensif sebagai persiapan menghadapi ujian sertifikasi internasional yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu syarat penting bagi calon tenaga kerja yang ingin bekerja di Jepang maupun negara tujuan lainnya.

Surya menjelaskan, SMKN 7 Tangsel memiliki keunggulan dalam menjalankan program ini karena didukung dua guru bahasa Jepang berpengalaman, yakni Ryuzayana Sensei dan Diyah Sensei. Selain itu, sekolah juga menghadirkan seorang native speaker asal Jepang yang secara langsung membantu proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan komunikasi siswa.
“Ini menjadi salah satu kekuatan kami. Saat ini kami memiliki dua guru bahasa Jepang dan satu native speaker langsung dari Jepang. Dengan dukungan tersebut, siswa mendapatkan pembelajaran yang lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional,” jelasnya.
Lebih lanjut, Surya menegaskan seluruh program pengayaan bahasa Jepang diberikan tanpa membebani orang tua siswa dengan biaya tambahan. Menurutnya, orientasi pembelajaran bahasa Jepang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, tetapi juga menjadi bekal nyata dalam meraih karier global.
“Anak-anak belajar bahasa Jepang bukan hanya untuk bisa berbicara, tetapi memiliki tujuan yang jelas, yaitu membuka kesempatan bekerja di Jepang dan negara-negara lain yang membutuhkan tenaga kerja terampil,” katanya.
Melalui program Go Global SMKN 7, pihak sekolah berharap dapat mengubah paradigma masyarakat bahwa lulusan SMK memiliki peluang besar untuk berkarier di luar negeri dengan penghasilan yang kompetitif. Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan jumlah lulusan SMK yang terserap ke pasar kerja internasional hingga tahun 2029. (GR)
Penulis : Gito Rahmad
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SMKN 7 Kota Tangerang Selatan









