TANGSEL|MataRakyat.Online — Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mulai menguasai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
Menurutnya, teknologi tersebut dapat menjadi solusi untuk meningkatkan daya saing sekaligus mendongkrak pendapatan pelaku usaha di era digital.
Benyamin mengatakan, perkembangan teknologi digital tidak lagi bisa dihindari karena telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Oleh sebab itu, lanjut Benyamin pemanfaatan AI perlu diperkenalkan kepada pelaku UMKM agar mampu mendukung pengembangan usaha mereka.
“Perkembangan teknologi digitalisasi dalam berbagai aspek sudah menjadi bagian dari kehidupan kita. ICMI Kecamatan Serpong mencoba mengambil peran dengan memperkenalkan Artificial Intelligence bagi para pelaku UMKM,” kata Benyamin, usai membuka acara Rapat Kerja SILAKSAT ICMI, di Gedung Galeri Koperasi Dan UKM, Lengkong Gudang, Serpong, Selasa 30 Juni 2026.
Mudah-mudahan ini memberikan manfaat besar agar mereka semakin mengenal dan memanfaatkan digitalisasi untuk mendukung kegiatan ekonomi mereka,” tambahnya.
Benyamin berharap, upaya tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi terus berlanjut melalui kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, Kota Tangsel memiliki sumber daya manusia yang mumpuni untuk mendukung pengembangan teknologi digital.
Benyamin mencontohkan, salah satu pengurus ICMI, Prof. Husni Teja, merupakan pakar Teknologi Komunikasi yang berasal dari Tangsel. Menurutnya, kehadiran para ahli seperti Husni menunjukkan bahwa Tangsel memiliki potensi besar di bidang teknologi.
Selain itu, Benyamin menilai keberadaan sejumlah perguruan tinggi turut memperkuat ekosistem digital di Tangsel. Beberapa kampus, seperti Universitas Terbuka, Universitas Pamulang (UNPAM), dan Institut Teknologi Indonesia (ITI), telah mulai mengembangkan bidang digitalisasi dan teknologi komunikasi.
“Tangsel punya kesempatan untuk melangkah sangat jauh. Kita punya pakar-pakar dan kampus-kampus yang mulai menggeluti bidang digitalisasi dan teknologi komunikasi. Tinggal bagaimana ICMI mengambil peran untuk mengkolaborasikan seluruh sumber daya tersebut,” katanya.
Lebih lanjut, Benyamin berharap, ICMI mampu menjadi penghubung antara akademisi, pakar teknologi, pemerintah, dan masyarakat sehingga pemanfaatan AI semakin luas dirasakan, khususnya oleh pelaku UMKM.
Menurunnya, pemahaman terhadap AI akan membantu pelaku usaha menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan produktivitas usaha.
Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM di Tangsel.
Penulis : JP
Editor : REDAKSI









