Menhub Minta Maaf, Ini Penyebab “Macet Horor” di Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 2026

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, MataRakyat.Online – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kemacetan parah atau “macet horor” yang terjadi di ruas Tol Trans Jawa selama puncak arus mudik Lebaran 2026.

Dalam konferensi pers di Posko Nasional Angkutan Lebaran, Jakarta, Senin (30/3/2026) pukul 19.00 WIB, Menhub mengakui bahwa kepadatan lalu lintas tahun ini melampaui prediksi awal pemerintah.

 

Permohonan Maaf dan Evaluasi

Menhub menyatakan, lonjakan kendaraan yang tidak terkendali membuat skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan belum mampu mengurai kepadatan secara optimal.

 “Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pemudik. Ini menjadi evaluasi serius bagi kami, baik untuk sisa arus mudik maupun arus balik,” ujarnya.

 

Lonjakan Kendaraan Jadi Pemicu Utama

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, volume kendaraan pribadi meningkat sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan ini terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan, terutama pada jam-jam favorit keberangkatan.

Baca Juga :  Benyamin Davnie Ingatkan Pemudik Lebaran 2026: Balik ke Tangsel Jangan Bawa Pendatang Baru!

Kondisi ini memperparah kepadatan di sejumlah titik krusial di sepanjang Tol Trans Jawa.

 

Bottle Neck di Gerbang Tol dan Rest Area

Selain volume kendaraan, faktor lain yang memperparah kemacetan adalah titik penyempitan atau bottle neck, khususnya di  Gerbang tol, Akses keluar-masuk rest area, Arus kendaraan yang melambat di titik-titik ini memicu antrean panjang yang bisa mencapai puluhan kilometer.

 

Masalah Rest Area dan Disiplin Pengendara

Menhub juga menyoroti keterbatasan kapasitas rest area. Banyak pengendara yang berhenti di bahu jalan karena rest area penuh, Hal ini berdampak serius yaitu Mengurangi lebar efektif jalan tol, Meningkatkan risiko kecelakaan, Memicu kemacetan berantai.

 “Disiplin pengguna jalan sangat menentukan. Berhenti di bahu jalan bukan hanya berbahaya, tapi juga memperparah kemacetan,” tegasnya.

 

Baca Juga :  Wabup Intan Resmikan Perpustakaan Modern Kelapa Dua, Dorong Budaya Literasi dan Inovasi Masyarakat

Strategi Antisipasi Arus Balik

Untuk menghindari kejadian serupa saat arus balik Lebaran, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia bersama Korlantas Polri akan:

  • Memperketat sistem one way dan contraflow
  • Menerapkan skema lalu lintas yang lebih fleksibel dan dinamis
  • Menambah rest area fungsional di titik strategis
  • Mengoptimalkan pemantauan lalu lintas secara real-time

Menhub mengimbau masyarakat untuk Menghindari jam-jam puncak perjalanan, Memanfaatkan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi lalu lintas, Tidak berhenti di bahu jalan, Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kemacetan ekstrem saat arus balik, tutup nya.

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia
Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat
Lapas Kelas I Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis, 600 Warga Binaan Ikuti Skrining TB
H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel
Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Festival Maen Pukul Meriahkan Pamulang, LBB Tangsel Dorong Perwal Pelestarian Budaya Betawi
Lomba Posyandu Banten 2026, Tinawati Andra Soni Tekankan Posyandu Aktif, Inklusif, dan Responsif
Polri-Kemnaker Tuntaskan Sengketa PHK PT Amos, 134 Pekerja Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:08 WIB

Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:08 WIB

Festival Maen Pukul Meriahkan Pamulang, LBB Tangsel Dorong Perwal Pelestarian Budaya Betawi

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB