Inggris Resmi Terlibat dalam Konflik Iran, Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keputusan Inggris membuka akses pangkalan militernya menandai keterlibatan tidak langsung dalam konflik Iran. Di satu sisi, langkah ini memperkuat aliansi dengan Amerika Serikat, namun di sisi lain berpotensi meningkatkan eskalasi konflik serta memicu risiko keamanan yang lebih luas.

 

MataRakyat.Online | Jakarta – Pemerintah akhirnya mengambil langkah strategis dalam konflik yang melibatkan dengan memberikan izin kepada untuk menggunakan pangkalan militernya.

Keputusan ini diumumkan pada Jumat (21/3/2026), setelah rapat kabinet yang membahas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, termasuk dampak pemblokiran oleh Iran.

Dalam pernyataan resmi Downing Street, pemerintah Inggris menyatakan bahwa izin tersebut merupakan bagian dari pembelaan diri kolektif kawasan, khususnya untuk mendukung operasi defensif Amerika Serikat dalam melemahkan kemampuan rudal Iran.

Baca Juga :  Nyaris Terlantar di Arab Saudi‼️ 4 TKW Diselamatkan MADAS SEDARAH dan Dipulangkan ke Indonesia

 

Perubahan Sikap Keir Starmer

Langkah ini menandai perubahan sikap Perdana Menteri , yang sebelumnya menolak keterlibatan langsung Inggris dalam konflik.

Awalnya, Starmer menegaskan bahwa penggunaan pangkalan militer harus memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak boleh menyeret Inggris ke dalam perang terbuka. Namun, situasi berubah setelah Iran melancarkan serangan terhadap sekutu Inggris di kawasan.

Sebagai tindak lanjut, Inggris membuka akses ke pangkalan militer strategis, termasuk dan , yang menjadi basis penting operasi militer AS.

 

Reaksi Keras Iran

Keputusan Inggris langsung mendapat kecaman dari pemerintah Iran. Menteri Luar Negeri menilai langkah tersebut sebagai tindakan berbahaya.

Ia menuduh pemerintah Inggris mempertaruhkan keselamatan warganya sendiri dan menegaskan bahwa Iran akan menggunakan haknya untuk membela diri terhadap setiap bentuk agresi.

Baca Juga :  Portugal Abadikan Diogo Jota di Skuad Piala Dunia 2026, Roberto Martinez: Dia Kekuatan dan Kebahagiaan Kami

 

Hubungan AS–Inggris Sempat Memanas

Di sisi lain, hubungan antara Washington dan London sempat mengalami ketegangan sejak konflik memanas. Presiden bahkan mengkritik Inggris karena dinilai kurang memberikan dukungan.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut Inggris sebagai sekutu yang “mengecewakan”, meskipun sebelumnya dianggap sebagai mitra paling solid dalam aliansi Barat.

 

Desakan Deeskalasi dan Penolakan Publik

Meski telah memberikan izin militer, pemerintah Inggris tetap menegaskan pentingnya deeskalasi konflik dan penyelesaian damai.

Di dalam negeri, dukungan publik terhadap keterlibatan dalam konflik ini relatif rendah. Berdasarkan survei , sebanyak 59% masyarakat Inggris menolak serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran.

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026
Klasemen Piala AFF 2026 Terbaru, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Semifinal
Parlemen AS Loloskan Anggaran Pertahanan USD 1,15 Triliun, RUU Perang Menuju Ujian Berat di Senat
26 Kesepakatan RI–Singapura Diteken Sekaligus, Apa yang Sebenarnya Sedang Disiapkan Prabowo untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia?
Jangan Kedip! 10 Pemain Ini Diprediksi Jadi Biang Kerok Kekacauan di Piala Dunia 2026
Portugal Abadikan Diogo Jota di Skuad Piala Dunia 2026, Roberto Martinez: Dia Kekuatan dan Kebahagiaan Kami
Gugur dalam Tugas, Tiga Prajurit TNI Satgas UNIFIL Meninggal Dunia di Lebanon Selatan
Kapal Perang Rusia Masuk JAKARTA!

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Terbaru, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Semifinal

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:50 WIB

Parlemen AS Loloskan Anggaran Pertahanan USD 1,15 Triliun, RUU Perang Menuju Ujian Berat di Senat

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:38 WIB

26 Kesepakatan RI–Singapura Diteken Sekaligus, Apa yang Sebenarnya Sedang Disiapkan Prabowo untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia?

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:04 WIB

Jangan Kedip! 10 Pemain Ini Diprediksi Jadi Biang Kerok Kekacauan di Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB