MataRakyat.Online | Tangerang – Kelompok PETIR (Persaudaraan Timur Raya) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jabodetabek.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi yang dihadiri jajaran pengurus dan anggota PETIR sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat negara serta mendorong terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat., Sabtu (13/06/2026).
Ketua Pengawas PETIR, Oktiarsyah, menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga persatuan dan membantu pemerintah dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.
“Seluruh ormas yang berada di Jabodetabek wajib membantu Pemerintah, TNI, dan Polri demi keamanan dan ketertiban,” ujar Oktiarsyah.»

Ia juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan untuk terus menjaga kondusivitas wilayah dengan membangun komunikasi dan kerja sama yang baik bersama aparat keamanan setempat. Menurutnya, stabilitas keamanan tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Oktiarsyah menyampaikan pesan persatuan dan kebangsaan yang menekankan pentingnya menjaga persaudaraan di tengah keberagaman.
“Tidak harus satu darah, tidak harus satu suku, dan tidak harus satu agama untuk menjadi saudara dalam bingkai NKRI demi terwujudnya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” tegasnya.»

Lebih lanjut, ia mengingatkan seluruh anggota PETIR agar senantiasa mencari penghasilan dengan cara yang halal, membantu masyarakat melalui jalur hukum yang berlaku, serta menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum.
“Jangan main hakim sendiri. Jangan bertindak agresif di luar hukum. Kita harus menghormati hukum karena kita adalah negara hukum,” katanya.»
Kegiatan silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, TNI, dan Polri. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, mencegah potensi konflik sosial, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya bersama dalam menciptakan ketertiban dan persatuan bangsa.
Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, semangat gotong royong dan persaudaraan lintas suku, agama, dan golongan menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas aparat semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa.
Penulis : Herman
Editor : Redaksi









