MataRakyat | Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang bergerak cepat melakukan optimalisasi sistem setelah terjadi lonjakan akses pada hari pertama pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur domisili jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027, Jumat, 26 Juni 2026.
Tingginya jumlah calon peserta didik dan orang tua yang mengakses aplikasi secara bersamaan pada saat pembukaan pendaftaran membuat proses masuk ke sistem sempat mengalami perlambatan. Meski demikian, pemerintah memastikan layanan tetap berjalan normal dan seluruh proses pendaftaran terus berlangsung tanpa menghentikan operasional server.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kendala akses yang terjadi pada pagi hari.
“Kami memohon maaf atas perlambatan akses yang terjadi pada proses SPMB pagi tadi. Meski sempat melambat akibat tingginya jumlah pengguna yang masuk secara bersamaan, sistem tetap aktif dan proses pendaftaran terus berjalan,” ujar Mugiya Wardhany.
Ia menjelaskan, lonjakan akses yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB berada di luar perkiraan meskipun kapasitas server telah ditingkatkan dibandingkan pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya.
Menurutnya, kemampuan server kini telah ditingkatkan hingga mampu melayani sekitar seribu pengguna setiap detik secara bersamaan. Namun, tingginya antusiasme masyarakat pada saat pembukaan pendaftaran membuat jumlah pengguna yang masuk melampaui proyeksi awal.
Diskominfo menegaskan bahwa perlambatan bukan disebabkan server mengalami gangguan atau berhenti beroperasi. Seluruh data pendaftar tetap tersimpan dengan aman sehingga masyarakat yang sempat menunggu antrean akses tidak perlu khawatir kehilangan data pendaftaran.
Hingga pukul 13.55 WIB, sebanyak 10.473 calon peserta didik tercatat berhasil menyelesaikan proses pendaftaran. Jumlah tersebut telah mencapai lebih dari 67 persen dari target sekitar 15.531 pendaftar jalur domisili selama dua hari pelaksanaan.
“Server tetap berjalan. Kami memilih mempertahankan sistem tetap aktif agar seluruh data yang sedang diproses tidak hilang. Tim teknis juga terus melakukan optimalisasi kapasitas layanan sehingga masyarakat tetap dapat mengakses sistem secara bertahap,” tambah Mugiya.
Pemerintah Kota Tangerang juga mengingatkan bahwa aplikasi SPMB dapat diakses selama 24 jam penuh. Masyarakat tidak harus melakukan pendaftaran pada jam-jam awal pembukaan sehingga dapat memilih waktu yang lebih lengang untuk menghindari antrean akses.
Pendaftaran SPMB jalur domisili masih dibuka hingga Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Orang tua dan calon peserta didik diimbau memanfaatkan waktu yang masih tersedia untuk menyelesaikan proses pendaftaran secara lengkap sebelum batas akhir yang telah ditentukan.
Dengan terus dilakukan optimalisasi sistem oleh tim teknis, Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. *









