TANSEL|MataRakyat.Online – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie secara resmi melepas Tim Putri Tangsel City untuk mengikuti Allstar HydroPlus Soccer League Seri Nasional U-15 dan U-18 di Kudus, Jawa Tengah, serta Gothia Cup Girls U-15 di Gothenburg, Swedia.
Dalam pelepasan tersebut, Benyamin meminta para pemain tampil percaya diri dan tidak gentar menghadapi tim-tim kuat dari dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, keberhasilan Tim Putri Tangsel City menembus kompetisi nasional hingga internasional merupakan prestasi yang membanggakan. Ia menilai pencapaian tersebut lahir dari kerja keras para atlet, pelatih, Askot PSSI Kota Tangsel, klub, dan dukungan penuh dari orang tua.
“Ini sangat membanggakan. Mereka sudah berada di level nasional bahkan internasional. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, mulai dari Askot PSSI Tangerang Selatan, pelatih, klub, hingga orang tua yang terus mendukung anak-anak,” kata Benyamin, usai melepas Tangsel City, di Gedung Pusat Pemerintah Kota, Serua, Ciputat, Senin 29 Juni 2026.
Ia berharap, para pemain mampu mempertahankan konsistensi prestasi yang selama ini telah diraih. Menurutnya, kesempatan tampil di tingkat nasional dan internasional harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kualitas sepak bola putri asal Tangsel.
Benyamin mengingatkan, mengingatkan para pemain agar tidak terbebani oleh nama besar lawan. Ia menegaskan, lawan pertama yang harus dikalahkan adalah rasa takut, minder, dan keraguan dalam diri sendiri.
“Sebelum mengalahkan lawan, taklukkan diri sendiri dulu. Jangan minder melihat siapa lawan yang akan dihadapi. Percaya pada kemampuan diri sendiri dan tampilkan permainan terbaik,” pesannya.
Ia juga meminta, seluruh pemain menjaga kesehatan, disiplin menjalankan instruksi pelatih, serta tetap fokus selama menjalani pertandingan. Menurutnya, disiplin, kerja sama tim, dan mental yang kuat menjadi modal utama untuk meraih kemenangan.
Benyamin menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan terus memberikan dukungan kepada para atlet. Sementara itu, seluruh biaya keberangkatan tim menuju Kudus maupun Gothenburg telah ditanggung oleh sponsor swasta.
“Keberangkatan mereka sudah ditanggung oleh sponsor swasta. Tugas kami adalah memberikan dukungan dan semangat agar mereka bisa tampil maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Askot PSSI Kota Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha mengatakan, sebanyak 72 pemain dan ofisial diberangkatkan ke Kudus untuk mengikuti Allstar HydroPlus Soccer League Seri Nasional U-15 dan U-18.
Setelah kompetisi nasional berakhir, nantinya, 23 pemain dan ofisial akan kembali ke Tangerang Selatan sebelum bertolak ke Gothenburg, Swedia, pada 10 Juli untuk mengikuti Gothia Cup Girls U-15.
“Total kontingen yang berangkat ke Kudus sekitar 72 orang. Setelah itu, 23 pemain dan ofisial akan melanjutkan perjalanan ke Gothenburg untuk mengikuti Gothia Cup mewakili Indonesia,” ujar Erlangga.
Ia memastikan seluruh kebutuhan pemain, mulai dari asupan gizi, vitamin, hingga pemulihan kondisi fisik, akan ditangani oleh tim pelatih dan ofisial agar para atlet dapat tampil dalam kondisi terbaik.
“Seluruh kebutuhan pemain menjadi tanggung jawab tim pelatih dan ofisial. Kami memberikan dukungan penuh agar anak-anak bisa fokus bertanding,” katanya.
Erlangga menjelaskan, kesempatan tampil di Swedia merupakan buah dari kerja keras para pemain sejak Tim Putri Tangsel City dibentuk pada 2021. Selama lima tahun terakhir, mereka rutin mengikuti berbagai turnamen regional dan nasional hingga akhirnya menjuarai Meet the World with SKF.
Gelar tersebut mengantarkan Tangsel City menjadi wakil Indonesia di Gothia Cup Girls U-15, turnamen sepak bola usia muda bergengsi yang diikuti tim dari sekitar 78 negara.
“Keberangkatan ke Swedia adalah hasil dari kerja keras anak-anak selama ini. Kami berharap mereka mampu memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi, dan mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan serta Indonesia di tingkat internasional,” tuturnya.
Ia menambahkan, mayoritas pemain yang memperkuat Tangsel City merupakan putri asli Kota Tangerang Selatan. Hanya ada tiga pemain tambahan dari luar daerah yang bergabung untuk melengkapi kebutuhan tim di beberapa posisi.
“Mayoritas pemain kami berasal dari Kota Tangerang Selatan. Penambahan tiga pemain dari luar daerah murni karena kebutuhan teknis agar komposisi tim semakin ideal menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Penulis : JP
Editor : REDAKSI









