Perjalanan Dinas Pejabat Tangsel Telan Rp1,5 Miliar, Ini Respons Pemkot

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN – Anggaran perjalanan dinas pejabat Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali menjadi perhatian publik. Di saat pemerintah pusat mendorong efisiensi belanja negara, alokasi dana hingga Rp1,5 miliar untuk kegiatan pejabat eselon II dan III memicu pertanyaan soal urgensi dan relevansi kebijakan tersebut.

Perbincangan ini mencuat setelah beredar informasi terkait kegiatan Leadership Training yang digelar di Bandung pada 9–10 Desember 2025, lengkap dengan fasilitas penginapan di hotel berbintang. Isu tersebut pun ramai dibahas di ruang publik dan media sosial.

Publik Soroti Skala Anggaran, Minta Prioritas Rakyat

Sejumlah elemen masyarakat menilai anggaran perjalanan dinas tersebut belum mencerminkan semangat penghematan yang saat ini digaungkan secara nasional.

Ketua Forum Tangsel Maju, Maryono AM, menyebut pengeluaran tersebut berpotensi menimbulkan jarak persepsi antara kebijakan pemerintah dan kondisi masyarakat.

Baca Juga :  Cipayung Bebas Jentik 100 Persen, Seluruh RW Lulus Sertifikasi Jumantik

“Ketika efisiensi sedang ditekankan, anggaran perjalanan dinas dengan nilai besar tentu menimbulkan pertanyaan. Dana itu bisa diprioritaskan untuk program yang lebih langsung dirasakan warga,” ujarnya.

Nada serupa disampaikan Puji Iman Jakarsih, Ketua Forum Masyarakat Tangerang Selatan. Ia menilai sensitivitas anggaran menjadi kunci kepercayaan publik.

“Masyarakat berharap anggaran daerah benar-benar berpihak. Program sosial seperti pasar murah atau bantuan pangan dampaknya lebih terasa,” katanya.

Pemkot Tangsel Beri Penjelasan: Bukan Agenda Mendadak

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala BKPSDM Tangsel, Wahyudi Leksono, menegaskan bahwa kegiatan Leadership Training bukanlah agenda insidental.

Menurutnya, program tersebut telah tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 dan merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepemimpinan aparatur sipil negara (ASN).

“Kegiatan ini sudah direncanakan sejak awal dan masuk RKPD. Tujuannya meningkatkan kompetensi pejabat agar pelayanan publik semakin baik,” jelas Wahyudi.

Baca Juga :  Siswa SDN 01 Ciputat Raih Juara 2 Lomba Tari Tradisional Tingkat Nasional di Poins Mall Jakarta Selatan

Ia juga menyebutkan pemilihan Bandung mempertimbangkan fasilitas pelatihan yang memadai serta lingkungan yang mendukung proses pembelajaran.

Politisi Ingatkan Evaluasi dan Dampak Nyata

Sementara itu, politisi Partai Golkar, HM Robert Usman, meminta polemik ini disikapi secara proporsional. Ia menilai kejelasan perencanaan dan rasionalitas anggaran perlu dikaji, tanpa mengabaikan manfaat yang dihasilkan.

“Yang terpenting adalah dampaknya. Jika kegiatan ini benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan publik, maka bisa dipertanggungjawabkan. Jika tidak, tentu perlu evaluasi ke depan,” tegasnya.

Isu anggaran perjalanan dinas ini kembali membuka diskusi publik tentang prioritas belanja daerah, sekaligus menjadi pengingat bahwa transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. (Red)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Sumber Berita: Pemkot Tangsel

Berita Terkait

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia
Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat
Lapas Kelas I Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis, 600 Warga Binaan Ikuti Skrining TB
H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel
Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Festival Maen Pukul Meriahkan Pamulang, LBB Tangsel Dorong Perwal Pelestarian Budaya Betawi
Lomba Posyandu Banten 2026, Tinawati Andra Soni Tekankan Posyandu Aktif, Inklusif, dan Responsif
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Dibuka, Libatkan 60 Perajin untuk Perkuat UMKM dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:08 WIB

Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:08 WIB

Festival Maen Pukul Meriahkan Pamulang, LBB Tangsel Dorong Perwal Pelestarian Budaya Betawi

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB