Misteri Permendes Nomor 13 Tahun 2024, Ahmad Suhud Nilai Berpotensi Timbulkan Kegaduhan di Desa

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG – Regulasi desa kembali menuai sorotan publik. Direktur Eksekutif LSM BP2A2N, Ahmad Suhud, mengkritisi pemberlakuan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 13 Tahun 2024 yang dinilai menyimpan sejumlah kejanggalan dan berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum di tingkat desa.

Menurut Suhud, regulasi tersebut seharusnya menjadi instrumen penegas arah kebijakan Undang-Undang Desa yang baru. Namun, dalam praktiknya, Permendes itu justru memunculkan berbagai tafsir, terutama terkait masa jabatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sinkronisasi Permendes dan UU Desa Dipertanyakan

Lebih lanjut, Suhud menilai terdapat indikasi ketidaksinkronan regulasi antara Permendes Nomor 13 Tahun 2024 dengan substansi Undang-Undang Desa. Kondisi ini, kata dia, berisiko menimbulkan kebingungan bagi pemerintah desa dan anggota BPD dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca Juga :  Sambut HBP ke-62, 548 Warga Binaan dan Petugas Rutan Tangerang Jalani Tes Urine, Hasilnya Negatif

“Jika aturan turunan tidak selaras dengan undang-undang di atasnya, maka desa akan menjadi korban multitafsir. Ini tidak sehat bagi kepastian hukum dan demokrasi desa,” ujar Suhud kepada media, awal pekan ini.

Transparansi Kebijakan Jadi Sorotan

Selain persoalan sinkronisasi hukum, Suhud juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan regulasi yang menyentuh struktur pemerintahan desa. Ia mempertanyakan minimnya ruang partisipasi publik dalam proses pembahasan Permendes tersebut.

Pada titik ini, Suhud mengingatkan bahwa kebijakan desa bukan sekadar teknis administratif, melainkan menyangkut hak politik masyarakat desa. Oleh karena itu, setiap perubahan aturan harus dijelaskan secara terbuka dan tidak menimbulkan kecurigaan adanya kepentingan tertentu.

Baca Juga :  Dibalik Pembatalan Belajar Daring Banten: Antara Fokus MBG dan Beban Ekonomi BBM

Ancaman Terhadap Stabilitas Demokrasi Desa

Di sisi lain, perubahan regulasi yang tidak disertai kejelasan teknis dinilai berpotensi mengganggu stabilitas demokrasi desa. Suhud khawatir, polemik masa jabatan BPD dapat memicu konflik horizontal di tingkat lokal apabila tidak segera diluruskan oleh pemerintah pusat.

“Desa adalah fondasi demokrasi nasional. Jika regulasinya abu-abu, maka yang terjadi adalah kegaduhan politik di akar rumput,” tegasnya.

Dorongan Evaluasi dan Penegasan Regulasi

Sebagai penutup, Suhud mendesak Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk segera memberikan penjelasan resmi dan, bila perlu, melakukan evaluasi terhadap Permendes Nomor 13 Tahun 2024. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat desa. (Red)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Sumber Berita: Direktur Eksekutif LSM BP2A2N

Berita Terkait

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta
Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran
Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  
Partai Gelora Kabupaten Tangerang Lantik Pengurus DPD dan 29 DPC, Perkuat Konsolidasi
Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB