LBB Dorong Legalitas Sanggar, Penambahan Anggaran, dan Keterlibatan Pelaku Budaya dalam Perencanaan Pembangunan

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MataRakyat.Online  | TANGERANG SELATAN — Lembaga Budaya Betawi Kota Tangerang Selatan (LBB Tangsel) menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan pada Kamis (13/11/2025) di Gedung DPRD Tangsel. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

 

RDPU tersebut berfokus pada langkah-langkah penguatan eksistensi budaya Betawi serta strategi pelestarian yang lebih sistematis di Kota Tangerang Selatan. Ketua Umum LBB Tangsel, Abdul Karim, menekankan urgensi percepatan penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Pelestarian Budaya Betawi.

 “Perwal ini penting agar Tangsel memiliki identitas budaya yang jelas dan menyediakan ruang resmi bagi para pelaku seni Betawi,” ujarnya.

Karim menambahkan bahwa hingga kini Tangsel belum memiliki ikon budaya maupun kegiatan unggulan yang benar-benar merepresentasikan kekhasan lokal.

Tiga Poin Harapan dari LBB Tangsel

Dalam forum RDPU, LBB Tangsel menyampaikan tiga poin harapan utama kepada pemerintah daerah:

  1. Harapan agar pemerintah memberikan legalitas gratis bagi padepokan atau sanggar, serta dukungan berupa insentif bagi para guru silat Betawi.
  2. Harapan peningkatan anggaran kebudayaan agar pelestarian budaya dapat berjalan lebih terencana dan berkelanjutan.
  3. Harapan agar para pelaku budaya Betawi dilibatkan dalam Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan sehingga program kebudayaan dapat masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Baca Juga :  Sambut HPN 2026, PWI Tangsel Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat

 

LBB Tangsel menegaskan pula bahwa pelaku budaya dan program kebudayaan tidak boleh hanya dijadikan pengisi pembukaan (opening ceremonial) dalam acara pemerintah, melainkan harus ditempatkan sebagai bagian dari program strategis yang memberi dampak pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Tujuan, Manfaat, dan Dampak Jangka Panjang

Memperkuat Identitas Kota

Tiga poin harapan tersebut diarahkan untuk memastikan Tangerang Selatan memiliki identitas budaya yang kuat di tengah pertumbuhan wilayah yang sangat pesat.

Mendorong Regenerasi dan Perlindungan Budaya

Legalitas sanggar dan insentif guru silat akan memperkuat keberlangsungan sanggar budaya sekaligus mendorong regenerasi pelaku seni sejak usia dini.

Program Kebudayaan yang Tidak Seremonial

Peningkatan anggaran memungkinkan program kebudayaan terlepas dari pola seremonial dan diarahkan pada kegiatan edukatif yang berdampak jangka panjang.

Baca Juga :  Antusiasme 300 Peserta Warnai Gerakan Sehat Melawan Zat Adiktif di Trans Park Mall

Perencanaan Pembangunan yang Inklusif

Keterlibatan pelaku budaya dalam Musrenbang membuka ruang partisipasi aktif sehingga pelestarian budaya menjadi bagian integral dari pembangunan daerah.

Dampak Ekonomi, Sosial, dan Pariwisata

Pelestarian budaya yang sistematis dapat mendorong sektor ekonomi kreatif, membuka peluang wisata budaya, serta memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman etnis Kota Tangsel.

 

Komisi II Beri Tanggapan Positif

Ketua Komisi II DPRD Tangsel, H. Ricky Yuanda Bastian, menyambut baik usulan LBB Tangsel dan menegaskan pentingnya kelengkapan administrasi agar LBB dapat menjadi mitra resmi pemerintah.

 “Kami mengarahkan LBB melengkapi dokumen administrasi dan sertifikasi agar dapat terlibat secara resmi dalam kegiatan kebudayaan pemerintah,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pelestarian budaya harus bersifat inklusif, mengingat Tangerang Selatan merupakan kota multi-etnis.

 

Tindak Lanjut DPRD

Komisi II DPRD Tangsel akan menindaklanjuti hasil RDPU dengan:

  • menyusun laporan resmi kepada pimpinan DPRD, dan
  • berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangsel terkait percepatan penerbitan Perwal Pelestarian Budaya Betawi.

 

Pewarta: Gito

Editor: Herman

Penulis : GITO

Editor : Herman

Sumber Berita: Lembaga Budaya Betawi Tangsel

Berita Terkait

Semarak Ramadan 1447 H, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Pesantren Kilat hingga Shalat Idulfitri di Masjid Baitusallam
Ketika Seragam Menyatu dengan Rakyat: Ramadhan Bersih di Curug Jadi Simbol Pengabdian Tanpa Batas
Detik detik Truk Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Tangerang, Kapolres Tegaskan Penyelidikan Penyebab Kecelakaan
Wow! UNDHI Luncurkan 1.000 Beasiswa Subsidi untuk Warga Kabupaten Tangerang
Rutan Kelas I Tangerang Terima Pendampingan Reviu Pelaksanaan Anggaran TA 2025 dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas
SMKN 1 Tangsel Apresiasi Aturan Larangan HP, Fokus Belajar dan Karakter Siswa Jadi Prioritas
Ramadan 1447 H, Rutan Kelas I Tangerang Giatkan Program Tadarus One Day One Juz untuk Warga Binaan
Wujudkan Mimpi Hunian Layak, PT Topik Purnama Jaya Gelar Akad Massal dan Serah Terima Kunci Tanpa DP di Green Cisoka Residence

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:10 WIB

Semarak Ramadan 1447 H, Rutan Kelas I Tangerang Gelar Pesantren Kilat hingga Shalat Idulfitri di Masjid Baitusallam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:30 WIB

Ketika Seragam Menyatu dengan Rakyat: Ramadhan Bersih di Curug Jadi Simbol Pengabdian Tanpa Batas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 00:59 WIB

Detik detik Truk Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Tangerang, Kapolres Tegaskan Penyelidikan Penyebab Kecelakaan

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:15 WIB

Rutan Kelas I Tangerang Terima Pendampingan Reviu Pelaksanaan Anggaran TA 2025 dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:19 WIB

SMKN 1 Tangsel Apresiasi Aturan Larangan HP, Fokus Belajar dan Karakter Siswa Jadi Prioritas

Berita Terbaru