Pengelolaan keuangan yang sehat menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan dan pelayanan publik yang berkualitas.
TANGERANG | MataRakyat.Online – Memasuki usia ke-33 tahun pada 28 Februari 2026, Kota Tangerang terus meneguhkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Peran strategis tersebut dijalankan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Tangerang sebagai motor penggerak pengelolaan keuangan serta aset daerah.
Sachrudin menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang sehat merupakan fondasi utama dalam memastikan keberlanjutan pembangunan di berbagai sektor.
“Di usia ke-33 ini, kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari APBD benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program dan pelayanan yang berkualitas. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci. Karena itu, peran BPKD sangat strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari sistem pengelolaan keuangan yang tertib, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kota Tangerang juga terus mendorong digitalisasi sistem keuangan guna mempercepat pelayanan serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi.
Sementara itu, Kepala BPKD Kota Tangerang, Agus Andriansjah, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat tata kelola keuangan berbasis kinerja dan teknologi informasi.
Upaya tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Momentum HUT ke-33 Kota Tangerang menjadi refleksi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi, transparan, serta mendukung program prioritas pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelas Agus.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan aset daerah menjadi salah satu fokus utama BPKD. Penataan administrasi, pengamanan, sertifikasi, hingga optimalisasi pemanfaatan aset terus dilakukan guna meningkatkan nilai aset serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pengelolaan aset yang tertib dan optimal tidak hanya memperkuat neraca keuangan daerah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan aset untuk mendukung pelayanan publik dan investasi daerah,” tambahnya.
Dalam rangka memperingati HUT ke-33, BPKD turut mendorong keterbukaan informasi melalui penyajian laporan keuangan yang tepat waktu dan akurat sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Dengan dukungan sistem keuangan yang semakin modern dan terintegrasi, Pemerintah Kota Tangerang optimistis dapat menjaga stabilitas fiskal daerah serta memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.
Semangat 33 tahun Kota Tangerang menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah, termasuk BPKD, dalam mewujudkan kota yang maju, berdaya saing, dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warganya.
Penulis : Dadan
Editor : Redaksi
Sumber Berita: (Tgr/BPKD/SBN)









