Krisis Sampah Tangsel, Warga Cipayung Bergerak Mandiri Lewat Bank Sampah dan Maggot BSF

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN — Di tengah krisis pengelolaan sampah yang melanda Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat keterbatasan daya tampung TPA Cipeucang, warga Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, menunjukkan langkah nyata dengan mengelola sampah secara mandiri dari tingkat rumah tangga.

Kondisi darurat sampah yang sempat memicu penumpukan di sejumlah wilayah mendorong masyarakat Cipayung tidak bergantung sepenuhnya pada sistem pembuangan akhir. Warga mulai memilah sampah sejak dari sumbernya, baik organik maupun anorganik, sebagai upaya mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA.

Salah satu penggerak utama adalah Bank Sampah “Yes Nerada” RW 10, yang telah berjalan konsisten selama hampir sembilan tahun. Melalui bank sampah ini, warga menabung sampah anorganik seperti plastik dan kertas yang kemudian memiliki nilai ekonomi, bahkan dikembangkan dalam bentuk tabungan emas.

Baca Juga :  Baznas Tangsel Buka Donasi Korban Bencana Sumatera hingga 31 Desember 2025

Selain itu, pengelolaan sampah organik juga dilakukan dengan memanfaatkan komposter mandiri. Sisa sampah dapur diolah menjadi pupuk cair dan padat yang digunakan untuk kebutuhan pertanian skala lingkungan, sehingga menciptakan siklus pemanfaatan yang berkelanjutan.

Inovasi lain yang mendapat sambutan tinggi dari warga adalah budidaya Maggot BSF (Black Soldier Fly). Larva ini mampu mengurai sampah organik dengan cepat, sekaligus menghasilkan pakan alternatif bagi ikan dan unggas yang bernilai ekonomis.
Lurah Cipayung, Dini Nurlianti, mengapresiasi partisipasi aktif warganya dan terus mendorong program “Satu RW Satu Bank Sampah”. Ia menilai kemandirian masyarakat menjadi kunci penting dalam menekan persoalan sampah di Tangerang Selatan.

Baca Juga :  Kepala Desa Masuk Kampus, Tito Karnavian Perkuat SDM Desa untuk Tekan Urbanisasi dan Dongkrak Ekonomi

Inisiatif warga Cipayung kini dipandang sebagai contoh pengelolaan sampah berbasis komunitas yang efektif. Meski demikian, masyarakat berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar upaya pengelolaan sampah mandiri ini dapat diterapkan secara lebih luas dan berkesinambungan. (GR)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Berita Terkait

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia
Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat
Lapas Kelas I Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis, 600 Warga Binaan Ikuti Skrining TB
H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel
Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik
Festival Maen Pukul Meriahkan Pamulang, LBB Tangsel Dorong Perwal Pelestarian Budaya Betawi
Lomba Posyandu Banten 2026, Tinawati Andra Soni Tekankan Posyandu Aktif, Inklusif, dan Responsif
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Dibuka, Libatkan 60 Perajin untuk Perkuat UMKM dan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 02:49 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:08 WIB

Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:08 WIB

Festival Maen Pukul Meriahkan Pamulang, LBB Tangsel Dorong Perwal Pelestarian Budaya Betawi

Berita Terbaru

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB