Data Penerima BPNT–PKH Diduga Bermasalah, Kang Gaspar: Banyak Warga Layak Justru Dicoret

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MataRakyat.Online | Pandeglang – Meskipun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) terus disalurkan di setiap desa dan kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, sejumlah warga menilai distribusi bantuan tersebut masih jauh dari kata tepat sasaran. Situasi ini mencuat di Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung, pada Sabtu (15/11/2025), setelah ditemukan adanya dugaan ketidaksesuaian dalam proses penyaluran bantuan sosial.

Aktivis sosial Kang Gaspar melakukan investigasi di beberapa wilayah, termasuk di RT 03 RW 05 Desa Sukajadi. Dari hasil penelusurannya, ditemukan sekitar 15 warga yang sebelumnya terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan BPNT, namun setelah proses verifikasi ulang oleh pendamping PKH, nama-nama mereka tidak lagi tercantum sebagai penerima.

Baca Juga :  LBB Dorong Legalitas Sanggar, Penambahan Anggaran, dan Keterlibatan Pelaku Budaya dalam Perencanaan Pembangunan

Sebaliknya, data penerima bantuan terbaru justru menunjukkan adanya warga dengan pendapatan rata-rata di atas Rp4–5 juta per bulan, yang masuk sebagai penerima bantuan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar lantaran 15 KPM lama yang dinilai layak, justru tidak lagi mendapatkan haknya.

Salah satu KPM lama yang sebelumnya menerima BPNT dan PKH menyampaikan kekecewaannya.

 “Setelah diverifikasi, hasilnya tidak tepat sasaran. Saya mohon agar masalah ini segera ditindaklanjuti, takut ada permainan data. Di media sosial beredar informasi bahwa yang tidak dekat dengan desa atau pendamping akan dicoret,” ujarnya.

Kang Gaspar juga melakukan klarifikasi kepada pendamping PKH terkait adanya sosok ketua kelompok yang diduga turut terlibat dalam proses verifikasi data. Pendamping PKH membantah bahwa keberadaan ketua kelompok tersebut terkait aturan resmi.

 “Tidak ada aturan tentang ketua kelompok. Itu hanya untuk mempermudah komunikasi dan pengumpulan data,” jelasnya.

Menanggapi jawaban tersebut, Gaspar mempertanyakan dasar hukum dan sumber honorarium yang diterima oleh ketua kelompok apabila memang tidak diatur secara resmi dalam pedoman program sosial.

Baca Juga :  Lomba Posyandu Banten 2026, Tinawati Andra Soni Tekankan Posyandu Aktif, Inklusif, dan Responsif

Kang Gaspar menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekan pegiat sosial akan terus mengawal kasus ini demi memastikan penyaluran BPNT dan PKH benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

 “Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mendorong agar penyaluran bantuan di Desa Sukajadi maupun wilayah lainnya lebih tepat sasaran,” tegasnya.

*Red

Penulis : Herman

Editor : Gito

Sumber Berita: Aktivis sosial Kang Gaspar

Berita Terkait

Sachrudin Minta ASN Siaga Hadapi Kemarau Saat Persiapan HUT Ke-81 RI
Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia
Bupati Tangerang Resmikan Cek Kesehatan Gratis di SMKN 2, Investasi Nyata Menuju Generasi Sehat
Lapas Kelas I Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis, 600 Warga Binaan Ikuti Skrining TB
H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel
Disdukcapil Catat 1,4 Juta Warga Tangerang Sudah Kantongi KTP-el
Launching POSBANKUM Bojong Nangka Perkuat Literasi Hukum, RT dan RW Disiapkan Menjadi Garda Terdepan Pencegahan Konflik Warga
Camat Baru Serpong Utara Mamun Siap Lanjutkan Program dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Sachrudin Minta ASN Siaga Hadapi Kemarau Saat Persiapan HUT Ke-81 RI

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:48 WIB

Harlah Ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah Dimulai Meriah, KH. Sobron Zayyan Targetkan Lahirkan Generasi Qurani Mendunia

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:51 WIB

Lapas Kelas I Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis, 600 Warga Binaan Ikuti Skrining TB

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:53 WIB

H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:51 WIB

Disdukcapil Catat 1,4 Juta Warga Tangerang Sudah Kantongi KTP-el

Berita Terbaru

Wali Kota Tangerang H. Sachrudin memimpin rapat evaluasi kewilayahan dan pembangunan, menginstruksikan seluruh perangkat daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau serta menyemarakkan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI bersama masyarakat.

Kota Tangerang

Sachrudin Minta ASN Siaga Hadapi Kemarau Saat Persiapan HUT Ke-81 RI

Senin, 3 Agu 2026 - 22:56 WIB

Internasional

Shin Tae-Yong Yakin Garuda Bisa Ukir Sejarah Di Piala AFF 2026

Sabtu, 1 Agu 2026 - 15:21 WIB