Aktivis Tangerang Dukung Gerakan AMPB: “Mas Botok Simbol Perlawanan Rakyat dari Daerah”

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MataRakyat.Online | Jakarta – Gelombang perjuangan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung DPR RI mendapat sorotan dan dukungan dari sejumlah elemen masyarakat. Salah satunya datang dari Ade Putra, aktivis Kabupaten Tangerang, yang secara terbuka mengapresiasi konsistensi AMPB dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Ade Putra menilai gerakan AMPB di bawah komando Supriyono alias Mas Botok menunjukkan bahwa kekuatan gerakan rakyat tidak selalu harus lahir dari pusat kekuasaan. Menurutnya, aktivis daerah pun mampu membawa suara masyarakat hingga ke panggung nasional.

“Mas Botok telah menunjukkan bahwa perjuangan tidak membutuhkan panggung besar untuk didengar. Yang dibutuhkan adalah keberanian, konsistensi, dan keberpihakan kepada rakyat,” tegas Ade Putra, Senin (24/8/2026).

Dari Daerah, Mengguncang Jakarta

Ade menyebut konsistensi AMPB sebagai bukti bahwa gerakan masyarakat dari daerah mampu membangun kekuatan advokasi secara mandiri dan terorganisir.

Menurutnya, keberadaan posko perjuangan hingga dapur umum yang dibangun secara mandiri menunjukkan bahwa aksi tersebut tidak sekadar simbolik, melainkan disiapkan dengan konsolidasi dan komitmen yang kuat.

“Tidak semua organisasi mampu bertahan dan bergerak secara terstruktur seperti AMPB. Mereka datang dengan gagasan, persiapan, dan semangat perjuangan yang nyata. Ini adalah contoh gerakan rakyat yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia menilai keberanian AMPB menyampaikan aspirasi di ruang publik menjadi pesan penting bahwa masyarakat memiliki hak untuk mengawal kebijakan negara dan menyampaikan tuntutan secara konstitusional.

Baca Juga :  Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Lampung Bekuk 4 Terduga Pelaku di Kontrakan


Soroti Korupsi dan RUU Perampasan Aset

Ade Putra juga menyatakan dukungannya terhadap tuntutan AMPB yang mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset serta penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku korupsi.

Menurutnya, korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat karena dapat menggerus anggaran dan menghambat pembangunan.

“Ketika banyak pihak memilih diam atau terjebak dalam kompromi politik, AMPB justru berdiri paling depan menyuarakan aspirasi rakyat. Keberanian seperti inilah yang dibutuhkan bangsa ini. Jangan pernah lelah berjuang, karena rakyat bersama kalian,” katanya.

“Suara Daerah Bisa Mengguncang Jakarta”

Lebih lanjut, Ade berharap keberanian AMPB dapat menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat sipil dan aktivis di berbagai daerah untuk terus mengawal pemerintahan, mengawasi jalannya demokrasi, serta memperjuangkan kepentingan publik.

Baca Juga :  Pembatasan Gadget di SMA/SMK Banten Diberlakukan, SMAN 3 Kota Tangerang Nilai Tingkatkan Fokus Belajar

Ia menegaskan bahwa perjuangan melawan korupsi membutuhkan keterlibatan masyarakat luas, bukan hanya aparat penegak hukum maupun lembaga negara.

“Gerakan AMPB membuktikan bahwa suara dari daerah bisa mengguncang Jakarta. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk memberikan dukungan moral terhadap perjuangan ini. Perlawanan terhadap korupsi adalah tanggung jawab kita bersama demi masa depan Indonesia yang lebih bersih dan berkeadilan,” pungkas Ade Putra.

Dukungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa dinamika gerakan masyarakat dari daerah kini tidak lagi terbatas pada isu lokal. Ketika aspirasi dibangun melalui konsolidasi dan disampaikan secara terbuka, suara daerah pun dapat menjadi bagian penting dalam percakapan nasional.

Penulis : Red

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Panitia Anniversary Kedua Ribet Skuteris Apresiasi Dukungan Puskesmas Panunggangan
Laporan 110 Masuk, Polsek Curug Gerak Cepat ke Kos-Kosan Binong, Seorang Diamankan
Polsek Curug Kawal Penyaluran Bantuan Beras Kemensos untuk 1.782 Warga Binong
Pokja Wartawan Curug Punya Nakhoda Baru, Komitmen Perkuat Profesionalisme Dan inergitas
81 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Rancagong Mengaku Belum Merdeka Atas Tanah: Minta Negara Turun Tangan
Dirgahayu Negaraku, Semoga Makmur Rakyatnya, Bukan Hanya Makmur Pejabatnya
Bhabinkamtibmas Curug Kulon Hadiri Final Turnamen Futsal Antar-RW, Sportivitas dan Persatuan Jadi Pesan Utama
Kapolres Tangsel Bongkar Fakta Kasus Narkoba Akp Pardinan Tak Ditangkap, Hadir Di Bareskrim Sebagai Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:41 WIB

Panitia Anniversary Kedua Ribet Skuteris Apresiasi Dukungan Puskesmas Panunggangan

Minggu, 20 September 2026 - 19:10 WIB

Laporan 110 Masuk, Polsek Curug Gerak Cepat ke Kos-Kosan Binong, Seorang Diamankan

Selasa, 8 September 2026 - 19:34 WIB

Polsek Curug Kawal Penyaluran Bantuan Beras Kemensos untuk 1.782 Warga Binong

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Pokja Wartawan Curug Punya Nakhoda Baru, Komitmen Perkuat Profesionalisme Dan inergitas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:55 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Rancagong Mengaku Belum Merdeka Atas Tanah: Minta Negara Turun Tangan

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB