Prabowo Saksikan 11 MoU RI-AS Rp38,4 Miliar Dollar 

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Washington DC | MataRakyat.Online – Presiden Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) senilai 38,4 miliar dolar Amerika Serikat antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat.

 

Penandatanganan dilakukan dalam forum roundtable Business Summit yang digelar oleh US-ASEAN Business Council di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat. Informasi tersebut disampaikan melalui siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

 

Kerja Sama Strategis RI-AS di Sektor Kunci

Sebelas MoU tersebut mencakup sektor strategis. Mulai dari mineral kritis, energi, agribisnis, tekstil dan garmen, hingga manufaktur furnitur dan pengembangan semikonduktor.

 

Langkah ini dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Selain itu, kerja sama tersebut membuka peluang investasi dan transfer teknologi.

 

Nilai total 38,4 miliar dolar AS menunjukkan besarnya minat dunia usaha Amerika terhadap potensi pasar dan sumber daya Indonesia. Daftar 11 MoU yang Ditandatangani : 

 

1. Mineral Kritis dan Hilirisasi

Nota kesepahaman tentang critical mineral diteken antara Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dengan CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk serta Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas.

Baca Juga :  Dari Pajak Naik 250% hingga OTT KPK: Lengkap Sudewo Digulung Skandal

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat hilirisasi dan pengolahan mineral strategis di dalam negeri.

 

2. Energi dan Oilfield Recovery

MoU oilfield recovery ditandatangani antara Pertamina dan Halliburton.

Kolaborasi ini berfokus pada peningkatan produksi migas melalui teknologi pemulihan lapangan minyak.

 

3. Agribisnis Jagung

Kerja sama agrikultur dilakukan antara Cargill dan PT Arena Agro Andalan.

Fokusnya pada penguatan pasokan jagung dan rantai distribusi pangan.

 

4. Industri Kapas dan Tekstil

Dua MoU terkait kapas diteken antara Busana Apparel Group dan National Cotton Council, serta antara Daehan Global dan lembaga yang sama.

Kesepakatan ini mendukung industri tekstil nasional agar lebih kompetitif di pasar ekspor.

 

5. Daur Ulang Pakaian dan Garmen

MoU tentang shredded worn clothing melibatkan Asosiasi Garment dan Textile Indonesia, PT Pan Brothers, serta Ravel.

Kerja sama ini menyasar pengelolaan limbah tekstil dan ekonomi sirkular.

 

Baca Juga :  Prabowo tegaskan stabilitas dan kepastian hukum di U.S. Chamber of Commerce

6. Furnitur dan Produk Kayu

Kesepahaman furnitur dilakukan antara ASMINDO dan Bingaman and Son Lumber Inc.

Selain itu, HIMKI menandatangani MoU dengan American Hardwood Export Council.  Langkah ini memperluas akses produk kayu Indonesia ke pasar Amerika.

 

7. Semikonduktor dan Zona Perdagangan

Galang Bumi Industri meneken dua MoU semikonduktor dengan Essence serta Tynergy Technology Group.  Perusahaan tersebut juga menandatangani kerja sama Transnational Free Trade Zone Friendship dengan Solanna Group LLC.

Kesepakatan ini diharapkan memperkuat ekosistem industri teknologi tinggi di Indonesia.

 

Dampak bagi Ekonomi Nasional

Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum bisnis tersebut menjadi sinyal kuat dukungan pemerintah terhadap investasi asing.

Di sisi lain, pemerintah mendorong agar setiap kerja sama berorientasi pada nilai tambah di dalam negeri. Hilirisasi dan penguatan industri manufaktur menjadi prioritas.

Oleh karena itu, rangkaian MoU ini tidak hanya bernilai ekonomi jangka pendek. Kerja sama tersebut juga menjadi fondasi kemitraan strategis Indonesia dan Amerika Serikat ke depan.

Penulis : Redaksi

Editor : Herman

Berita Terkait

Kemensos Wajibkan Foto Rumah & Token Listrik untuk Verifikasi PBI-JKN, 60 Ribu Petugas Turun Lapangan
Ratusan Ribu Driver Gojek Dapat BPJS Gratis Mulai 2026, Kabar Baik untuk Keluarga Mitra
Prabowo tegaskan stabilitas dan kepastian hukum di U.S. Chamber of Commerce
Purbaya: Perbankan Jerman Lebih Syariah dari Indonesia, Tamparan untuk Negeri Muslim Terbesar
Fenomena Langka Survei Kepuasan Publik: Kepuasan Publik 95,5% pada Kinerja Dedi Mulyadi
KLH Tak Pandang Bulu: Pabrik Kertas Karawaci Jadi Sasaran Penertiban
BPJS PBI Dinonaktifkan, DPR dan Pemerintah Sepakati Solusi Darurat: Subsidi Rp66,5 Triliun Dipastikan Tetap Mengalir untuk Warga Miskin
Jawara Beton Lapas Kelas I Tangerang Tampil pada BTNExpo 2026, Raih Dukungan Wamen PKP

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:01 WIB

Kemensos Wajibkan Foto Rumah & Token Listrik untuk Verifikasi PBI-JKN, 60 Ribu Petugas Turun Lapangan

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:02 WIB

Ratusan Ribu Driver Gojek Dapat BPJS Gratis Mulai 2026, Kabar Baik untuk Keluarga Mitra

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:40 WIB

Prabowo Saksikan 11 MoU RI-AS Rp38,4 Miliar Dollar 

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:41 WIB

Prabowo tegaskan stabilitas dan kepastian hukum di U.S. Chamber of Commerce

Kamis, 19 Februari 2026 - 05:56 WIB

Purbaya: Perbankan Jerman Lebih Syariah dari Indonesia, Tamparan untuk Negeri Muslim Terbesar

Berita Terbaru