Krisis Sampah Tangsel Memuncak, BEM UMJ “Kirimi” Kantor Wali Kota Dua Truk Limbah

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (BEM UMJ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Tangerang Selatan, Kamis (8/1/2026). Dalam aksi tersebut, massa menumpahkan dua truk bermuatan sampah sebagai simbol protes terhadap buruknya pengelolaan persampahan di kota ini.

Aksi itu menandai memuncaknya kekecewaan mahasiswa atas persoalan sampah yang dinilai tak kunjung terselesaikan. Penumpukan limbah rumah tangga di wilayah Ciputat dan sekitarnya disebut telah berlangsung lama, sementara respons pemerintah daerah dinilai lamban dan tidak terukur.

Baca Juga :  TPA Cipeucang Tutup, Pemkot Tangsel Kirim 200 Ton Sampah per Hari ke Cileungsi

Koordinator aksi BEM UMJ, Ikbal Ramdoni, menegaskan bahwa aksi simbolik ini merupakan bentuk peringatan keras kepada Pemkot Tangsel. Menurutnya, sampah yang dibawa ke kantor wali kota adalah potret nyata kondisi lingkungan warga yang selama ini diabaikan. “Kalau pemerintah tidak turun ke lapangan, kami yang antar langsung,” ujarnya.

Mahasiswa juga secara tegas menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel yang dianggap gagal menjalankan fungsi pelayanan publik secara optimal. Minimnya armada, pengangkutan yang tidak rutin, hingga lemahnya transparansi program menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut.

Baca Juga :  ‎"Kota Tangsel Darurat Sampah"? Menteri LH Ultimatum Walikota: Gagal Urus Sampah, Penjara Menanti! 

Selain menuntut evaluasi total DLH, massa mendesak wali kota untuk bertanggung jawab langsung atas sistem pengelolaan sampah Tangsel, termasuk membuka secara transparan penggunaan anggaran dan rencana teknologi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang hingga kini belum menunjukkan hasil nyata.

Aksi sempat memicu ketegangan dengan aparat Satpol PP, namun berlangsung kondusif hingga selesai. Setelah massa membubarkan diri, sampah yang ditumpahkan kembali diangkut oleh petugas kebersihan DLH, sementara publik kini menunggu apakah kritik keras mahasiswa ini akan dijawab dengan kebijakan nyata atau kembali diabaikan. (Red)

Berita Terkait

Rutan Kelas I Tangerang Terima Pendampingan Reviu Pelaksanaan Anggaran TA 2025 dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas
SMKN 1 Tangsel Apresiasi Aturan Larangan HP, Fokus Belajar dan Karakter Siswa Jadi Prioritas
Kanit Samapta Polsek Pondok Aren Pimpin Aksi Bersih Sampah, Sinergi TNI–Polri dan Warga Perkuat Kepedulian Lingkungan
Kebakaran Gudang Kimia di Tangerang Selatan Cemari Sungai Cisadane, PDAM Hentikan Layanan Sementara
Sambut HPN 2026, PWI Tangsel Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat
Siswa SDN 01 Ciputat Raih Juara 2 Lomba Tari Tradisional Tingkat Nasional di Poins Mall Jakarta Selatan
Terbongkar! Jaringan Narkoba Lintas Negara Beroperasi di Tangsel, Polisi Sita Barang Haram Rp20,5 Miliar
Kasus Pencabulan di Sekolah Tangsel Disorot, PSI Desak Evaluasi Total Dindikbud

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:15 WIB

Rutan Kelas I Tangerang Terima Pendampingan Reviu Pelaksanaan Anggaran TA 2025 dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:19 WIB

SMKN 1 Tangsel Apresiasi Aturan Larangan HP, Fokus Belajar dan Karakter Siswa Jadi Prioritas

Senin, 16 Februari 2026 - 12:28 WIB

Kanit Samapta Polsek Pondok Aren Pimpin Aksi Bersih Sampah, Sinergi TNI–Polri dan Warga Perkuat Kepedulian Lingkungan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:07 WIB

Kebakaran Gudang Kimia di Tangerang Selatan Cemari Sungai Cisadane, PDAM Hentikan Layanan Sementara

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:14 WIB

Sambut HPN 2026, PWI Tangsel Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat

Berita Terbaru