TPA Cipeucang Tutup, Pemkot Tangsel Kirim 200 Ton Sampah per Hari ke Cileungsi

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terpaksa mengeluarkan anggaran besar untuk menangani krisis sampah yang terjadi sejak ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Saat ini, Pemkot Tangsel harus membayar sekitar Rp90 juta per hari untuk mengirim sampah ke Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Kebijakan darurat tersebut ditempuh guna mencegah penumpukan sampah di ruang publik dan permukiman warga. Penutupan TPA Cipeucang sejak 8 Desember 2025 membuat sistem pengelolaan sampah di Tangsel lumpuh dan memicu keluhan masyarakat di berbagai wilayah.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa Pemkot bekerja sama dengan PT Aspex Kumbong di Cileungsi untuk menampung sekitar 200 ton sampah per hari. Dalam kerja sama itu, Pemkot Tangsel dikenakan tipping fee sebesar Rp450 ribu per ton, sehingga total biaya harian mencapai Rp90 juta.

Baca Juga :  Krisis Sampah Tangsel Memuncak, BEM UMJ “Kirimi” Kantor Wali Kota Dua Truk Limbah

Menurut Pilar, langkah Pemkot Tangsel buang sampah ke Cileungsi merupakan solusi jangka pendek selama masa tanggap darurat. Pemerintah daerah memilih opsi tersebut agar tidak terjadi krisis lingkungan yang lebih parah, termasuk pencemaran udara dan potensi gangguan kesehatan masyarakat.
Meski demikian, Pilar menegaskan bahwa ketergantungan pada pengelolaan sampah di luar daerah tidak bisa dijadikan solusi permanen.

Pemkot Tangsel saat ini tengah mempersiapkan pembangunan fasilitas mesin pencacah sampah di kawasan Cipeucang, yang membutuhkan lahan sekitar 5.000 meter persegi dan proses pembebasan lahan.

Baca Juga :  Atasi Krisis Sampah Tangsel, Benyamin Davnie Percepat Transisi Teknologi PSEL

Selain itu, Pemkot juga merancang proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang. Proyek strategis ini memerlukan lahan sekitar 5 hektare dan masih menghadapi tantangan perizinan serta penerimaan masyarakat sekitar.

Langkah pengiriman sampah ke Cileungsi tersebut diklaim telah diketahui dan mendapatkan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Pemerintah pusat mendorong Pemkot Tangsel agar segera menormalisasi pengelolaan sampah sekaligus mempercepat pembangunan sistem pengolahan mandiri demi mencegah krisis serupa terulang di masa mendatang. (Achmadun/Tyas)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: CNN Indonesia

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Musrenbang Desa Curug Wetan Bahas RKP 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Kawal Aspirasi Warga
GMPK Banten Tancap Gas! Bukan Organisasi Seremonial, Perangi Korupsi dengan Data dan Fakta
Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB