TANGERANG | MataRakyat.Online – Mengawali tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang bergerak cepat melakukan pemetaan strategi melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Tahun 2025 serta Sosialisasi Program Kerja Tahun 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, pada Jumat (2/1) ini menjadi bukti komitmen institusi dalam mengimplementasikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas pembinaan, transparansi layanan, dan penguatan ketahanan pangan.

Transformasi Keamanan dan Ketertiban
Dalam arahannya, Beni Hidayat menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan panduan untuk aksi nyata. Salah satu poin krusial yang dibahas adalah mitigasi risiko gangguan keamanan. Lapas Tangerang berencana melakukan pemindahan narapidana berisiko tinggi ke Lapas Maximum Security serta optimalisasi penggeledahan rutin.
“Monitoring dan evaluasi adalah cerminan tanggung jawab. Setiap bidang harus menerjemahkan hasil evaluasi menjadi program kerja yang konkret, realistis, dan berdampak pada keamanan serta kualitas pelayanan,” tegas Beni.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Sejalan dengan program pemerintah, Lapas Tangerang melakukan terobosan dengan memanfaatkan lahan tidur untuk mendukung kemandirian pangan. Rencana pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) akan disinergikan dengan budidaya hidroponik dan ikan lele yang dikelola langsung oleh warga binaan.
Langkah ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan internal, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai modal reintegrasi sosial saat bebas nanti.

Peningkatan Layanan Dasar
Sektor kesehatan dan pendidikan juga mendapat porsi perhatian besar. Lapas Tangerang memproyeksikan pembangunan ruang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) mandiri untuk layanan pendidikan kesetaraan. Selain itu, sistem distribusi makanan kini diperketat dengan mekanisme hantaran langsung ke pintu kamar hunian guna menjamin higienitas dan ketertiban.
“Kami optimistis dengan sinergi lintas bidang yang solid, Lapas Kelas I Tangerang dapat menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin akuntabel dan berdaya guna bagi masyarakat dan warga binaan,” pungkas Beni.
Penulis : Wenny
Editor : Herman









