MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN – Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian warga di sekitar proyek rehabilitasi pedestrian dan drainase di wilayah Serpong, Kota Tangerang Selatan. Keluhan muncul setelah seorang warga dilaporkan mengalami luka ketika melintas di sekitar area pekerjaan.
Menurut keterangan warga, korban terpeleset di jalan yang disebut licin akibat pekerjaan proyek. Korban juga mengaku mengalami luka pada bagian kaki setelah terkena besi di sekitar lokasi. Kronologi dan penyebab kejadian tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Kondisi di sekitar proyek turut menjadi sorotan. Berdasarkan informasi dalam laporan warga, sejumlah titik galian drainase terlihat terbuka, sementara material konstruksi disebut menempati sebagian badan jalan. Situasi tersebut dikeluhkan karena dapat mempersempit ruang gerak pengguna jalan.
Warga juga mengeluhkan debu yang muncul selama pekerjaan berlangsung dan penerangan yang dinilai kurang memadai pada malam hari. Mereka berharap pengelola proyek melakukan langkah pencegahan agar aktivitas pembangunan tidak meningkatkan risiko bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya.

Dalam pekerjaan konstruksi di kawasan yang masih digunakan masyarakat, pengamanan area kerja menjadi aspek penting. Pembatas yang terlihat jelas, rambu peringatan, penerangan yang memadai, serta penempatan material secara tertib dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan.
Atas keluhan tersebut, warga meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan serta kontraktor pelaksana memeriksa kondisi lapangan. Mereka berharap titik galian yang tidak sedang dikerjakan segera diamankan dan akses warga tetap dapat digunakan dengan aman.

Sampai berita ini disusun, pihak kontraktor dan dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai insiden yang dilaporkan maupun langkah pengamanan yang diterapkan. Klarifikasi dari pihak terkait diperlukan agar kondisi proyek dan penanganan keluhan warga dapat diketahui secara menyeluruh.
Warga berharap proyek rehabilitasi pedestrian dan drainase tersebut dapat diselesaikan dengan tetap mengutamakan keselamatan publik. Perhatian terhadap pengamanan selama pekerjaan berlangsung dinilai sama pentingnya dengan pencapaian target pembangunan infrastruktur.
Penulis: M. Dun
Penulis : M Dun
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Warga menyoroti aspek keselamatan dalam pekerjaan rehabilitasi pedestrian dan drainase di Serpong. Keluhan mencakup galian terbuka, material proyek, jalan licin, serta penerangan malam









