Matarakyat online, Tangerang Selatan — Pemerintah Kelurahan Pisangan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 1.200 warga penerima manfaat pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (tanggal menyesuaikan). Penyaluran berlangsung tertib dan lancar dengan sistem pembagian sesi untuk menghindari penumpukan warga.

Lurah Pisangan, Martyasto Adhi, menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan merupakan warga Kelurahan Pisangan yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi berlapis. Data penerima sebelumnya disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan kemudian diproof oleh Kementerian Sosial.
“Hari ini BLT ada 1.200 penerima. Ini seluruhnya warga Pisangan. Nama-nama penerima sudah disampaikan oleh BPS dan diproof oleh Kementerian Sosial,” ujar Martyasto Adhi saat diwawancarai.
Untuk menjaga ketertiban, pihak kelurahan membagi proses penyaluran menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pukul 08.00–12.00 WIB, sementara sesi kedua berlangsung pada 13.00 WIB hingga selesai.
Pembagian ini dilakukan mengingat Kelurahan Pisangan memiliki 19 RW.
Meski demikian, terdapat sekitar 100 warga yang belum sempat hadir pada hari pertama. Mereka dijadwalkan akan menerima bantuan pada hari kedua sekaligus hari terakhir penyaluran. “Sisanya sekitar 100 orang karena ketidakhadiran hari ini. Insyaallah besok akan kita salurkan,” jelasnya.

Martyasto juga mengungkapkan bahwa bantuan yang diterima warga memiliki nominal yang sama, yakni Rp900 ribu per penerima untuk program dari pemerintah pusat. Selain itu, terdapat pula bantuan dari Pemerintah Provinsi Banten bagi sekitar 50 penerima, yang pencairannya dilakukan melalui Bank Banten dengan nominal Rp500 ribu.
Ia menegaskan bahwa data penerima dari pemerintah pusat dan provinsi tidak tumpang tindih.
“Penerimanya berbeda dan tidak double basis data. Ini sudah kami konfirmasi ke Kementerian Sosial,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihak kelurahan menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh program bantuan pemerintah dan berharap program serupa dapat terus berlanjut ke depan.
“Harapannya bantuan ini digunakan dengan baik oleh warga, untuk kebutuhan hidup keluarga, apalagi menjelang akhir tahun 2025,” pungkas Martyasto. (Deden)
Penulis : Redaksi
Editor : Deden
Sumber Berita: Lurah Pisangan









