matarakyat.online, TANGERANG SELATAN — Kontestasi pemilihan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan semakin menghangat menjelang Musyawarah Kota (Muskot). Salah satu kandidat, Marhadi, menegaskan kesiapan penuh untuk bertarung secara sportif dan membawa transformasi menuju Kadin Tangsel yang inklusif, modern, dan bermanfaat bagi dunia usaha serta masyarakat.
Telah Terima Undangan Resmi Musyawarah Kadin Tangsel
Marhadi memastikan bahwa dirinya telah menerima undangan resmi dari Caretaker Kadin Tangerang Selatan sebagai peserta pemilihan pada Kamis, 27 November 2025. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen untuk mengikuti proses pemilihan dengan menjunjung tinggi etika organisasi.
“Surat undangan sudah saya terima. Saya mohon doa dan dukungan dari seluruh rekan-rekan pengusaha Tangsel. Kami siap ikut berkompetisi sekaligus siap bekerja sama untuk membesarkan organisasi,” ujarnya.
Siap Berkompetisi Secara Sportif dan Menjunjung Integritas
Dengan tegas, Marhadi menyampaikan bahwa dirinya siap menang dan siap kalah. Ia menilai integritas harus menjadi fondasi utama dalam kontestasi internal organisasi.
“Siap menang, siap tarung. Keyakinan sudah, ikhtiar sudah, perjuangan sudah. Soal hasil, kita serahkan kepada ketetapan Tuhan,” ucapnya.
Visi Inklusif: Merangkul Semua Elemen Dunia Usaha
Apabila terpilih, Marhadi berkomitmen menjadikan Kadin Tangsel lebih inklusif, terbuka, dan mampu mengakomodasi seluruh kepentingan dunia usaha di daerah.
Menurutnya, banyak potensi besar yang belum teroptimalkan karena kurangnya kolaborasi antar unsur organisasi. Ia menegaskan bahwa keberagaman di internal Kadin harus menjadi kekuatan, bukan hambatan.
Perkuat Sinergi Strategis dengan Pemkot Tangerang Selatan
Sebagai pengurus Kadin sejak 2018, Marhadi melihat perlunya peningkatan koordinasi antara dunia usaha dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Ia menilai sinergi yang kuat merupakan kunci terciptanya program ekonomi yang terarah dan berdampak nyata bagi pengusaha lokal.
“Kadin harus menjadi mitra strategis pemerintah, bukan hanya sebagai simbol. Program yang dijalankan harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha,” jelasnya.
Gagasan Program Ekonomi Digital untuk Ormas
Salah satu gagasan utama Marhadi adalah pelibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam pengembangan ekonomi daerah. Menurutnya, ormas perlu diberi ruang dalam pembinaan ekonomi digital agar dapat mengikuti perkembangan zaman.
“Kita bisa ambil perwakilan dari berbagai ormas seperti FBR, PP, dan lainnya. Mereka kita satukan dalam pelatihan ekonomi digital. Program seperti ini belum maksimal dilakukan, padahal potensinya besar,” ujarnya.
Misi Akhir: Kadin Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tangsel
Marhadi menegaskan, seluruh langkah yang ia susun bertujuan menjadikan Kadin Tangsel sebagai pusat kolaborasi pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas masyarakat. Dengan demikian, manfaat kehadiran Kadin dapat dirasakan lebih luas.
“Semua gagasan kami arahkan agar Kadin menjadi organisasi yang benar-benar hidup dan memberi dampak. Kami ingin Kadin hadir dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Tangerang Selatan,” tutupnya. (GR)
Penulis : Redaksi
Editor : Gito Rahmad
Sumber Berita: Kadin Tangsel









