Atasi Krisis Sampah Tangsel, Benyamin Davnie Percepat Transisi Teknologi PSEL

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menilai persoalan keterlambatan pengangkutan sampah di sejumlah wilayah sebagai titik balik penting dalam tata kelola lingkungan kota. Alih-alih melihatnya sebagai hambatan semata, Benyamin menyebut kondisi ini sebagai momentum strategis untuk mempercepat transisi menuju teknologi PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik).

Menurut Benyamin, metode konvensional berupa penimbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah tidak relevan dengan kondisi perkotaan saat ini. Ia menegaskan, krisis sampah Tangerang Selatan harus dijawab dengan inovasi berkelanjutan, bukan solusi sementara.

TPA Cipeucang Capai Batas Maksimal

Dalam keterangannya di Balai Kota Tangerang Selatan, Benyamin mengakui bahwa TPA Cipeucang telah berada pada titik kritis. Sistem landfill yang terus dipaksakan dinilai berisiko tinggi terhadap lingkungan, mulai dari potensi longsoran sampah hingga pencemaran aliran sungai.

“Kejujuran kita hari ini adalah TPA Cipeucang sudah tidak mampu lagi menampung sampah dengan cara lama. Kita tidak ingin sekadar memindahkan masalah dari satu lokasi ke lokasi lain,” tegas Benyamin, Sabtu (27/12/2025).

Sebagai solusi jangka panjang, Pemkot Tangsel kini mempercepat pembangunan fasilitas PSEL yang dirancang mampu mengolah 1.000 hingga 1.100 ton sampah per hari, setara dengan total timbulan sampah harian kota.

Baca Juga :  Camat Terkaya di Tangsel Kalahkan Harta Wali Kota

Teknologi Thermal Menuju Zero Landfill

Benyamin menjelaskan, teknologi PSEL menggunakan sistem thermal processing dengan standar emisi ketat dan ramah lingkungan. Proses ini mampu mereduksi volume sampah hingga 90 persen, dengan residu pembakaran yang sangat minimal dan dapat dikonversi menjadi energi listrik.

“Dengan keterbatasan lahan perkotaan, teknologi pengolahan sampah menjadi energi adalah pilihan paling logis. Ini langkah nyata menuju target zero landfill dan investasi untuk masa depan generasi mendatang,” ujarnya.

Langkah Darurat Selama Masa Transisi

Sambil menunggu PSEL beroperasi penuh, Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengambil sejumlah langkah darurat. Benyamin telah menginstruksikan penambahan armada pengangkut sampah di kawasan padat penduduk dan fasilitas umum.

Baca Juga :  HUT Tangsel ke-17: Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan Ajak Warga Ciputat Bertumbuh, Berkarya, dan Berdigdaya

Selain itu, kerja sama regional dengan TPA Cilowong di Serang tetap diperpanjang guna mengurangi tekanan terhadap TPA Cipeucang. Optimalisasi pengelolaan sampah juga dilakukan melalui 36 titik TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang kembali diaktifkan.

Untuk menjaga kesehatan lingkungan, petugas rutin melakukan penyemprotan disinfektan dan cairan pengurai bau di lokasi-lokasi penumpukan sampah sementara.

Peran Warga Jadi Kunci Keberhasilan

Di akhir pernyataannya, Benyamin mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan memilah sampah sejak dari rumah. Pemisahan sampah organik dan anorganik dinilai sangat menentukan keberhasilan sistem PSEL ke depan.

“Transisi ini memang menantang, tapi dengan dukungan warga, kita bisa mewujudkan Tangerang Selatan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (GR)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Sumber Berita: Pemkot Tangsel

Berita Terkait

Rutan Kelas I Tangerang Terima Pendampingan Reviu Pelaksanaan Anggaran TA 2025 dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas
SMKN 1 Tangsel Apresiasi Aturan Larangan HP, Fokus Belajar dan Karakter Siswa Jadi Prioritas
Kanit Samapta Polsek Pondok Aren Pimpin Aksi Bersih Sampah, Sinergi TNI–Polri dan Warga Perkuat Kepedulian Lingkungan
Kebakaran Gudang Kimia di Tangerang Selatan Cemari Sungai Cisadane, PDAM Hentikan Layanan Sementara
Sambut HPN 2026, PWI Tangsel Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat
Siswa SDN 01 Ciputat Raih Juara 2 Lomba Tari Tradisional Tingkat Nasional di Poins Mall Jakarta Selatan
Terbongkar! Jaringan Narkoba Lintas Negara Beroperasi di Tangsel, Polisi Sita Barang Haram Rp20,5 Miliar
Kasus Pencabulan di Sekolah Tangsel Disorot, PSI Desak Evaluasi Total Dindikbud

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:15 WIB

Rutan Kelas I Tangerang Terima Pendampingan Reviu Pelaksanaan Anggaran TA 2025 dari Inspektorat Jenderal Kemenimipas

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:19 WIB

SMKN 1 Tangsel Apresiasi Aturan Larangan HP, Fokus Belajar dan Karakter Siswa Jadi Prioritas

Senin, 16 Februari 2026 - 12:28 WIB

Kanit Samapta Polsek Pondok Aren Pimpin Aksi Bersih Sampah, Sinergi TNI–Polri dan Warga Perkuat Kepedulian Lingkungan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:07 WIB

Kebakaran Gudang Kimia di Tangerang Selatan Cemari Sungai Cisadane, PDAM Hentikan Layanan Sementara

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:14 WIB

Sambut HPN 2026, PWI Tangsel Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat

Berita Terbaru