MataRakyat.Online | Kabupaten Tangerang – Jajaran Polsek Curug Polres Tangerang Selatan memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal tersebut ditegaskan dalam apel pagi personel yang digelar di halaman Apel Polsek Curug, Jumat (11/9/2026).
Apel yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti 15 personel dan dipimpin Pawas IPDA Leonard Panji Saputro, S.H., selaku Panit 1 Binmas Polsek Curug.
Dalam arahannya, IPDA Leonard menekankan pentingnya setiap anggota menjalankan tugas secara humanis, profesional, responsif, serta tidak arogan, terutama ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam setiap pelaksanaan tugas, kita harus mengedepankan sikap humanis dan profesional. Jangan arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran polisi harus memberikan rasa aman dan solusi bagi masyarakat,” tegas IPDA Leonard dalam arahannya.
Jelang Pengamanan Suporter Persija-Persib
Salah satu perhatian dalam apel tersebut adalah rencana pengamanan keberangkatan suporter untuk kegiatan nonton bareng pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung, yang dijadwalkan berlangsung Sabtu (12/9/2026).

Personel yang telah mendapatkan surat perintah (sprint) pengamanan diminta melakukan pemantauan secara maksimal serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Rekan-rekan yang sudah terseprint untuk kegiatan pengamanan agar benar-benar memonitor situasi dan melaksanakan tugas dengan sepenuh hati serta penuh rasa tanggung jawab. Antisipasi setiap potensi gangguan sejak dini,” demikian arahan Pawas.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah potensi gesekan antarsuporter, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang dapat muncul sebelum, selama, maupun setelah kegiatan.
Layanan 110 Harus Respons Cepat dan Humanis
Selain pengamanan kegiatan masyarakat, personel Polsek Curug juga kembali diingatkan agar memberikan perhatian serius terhadap pelayanan masyarakat melalui layanan kepolisian 110.
Setiap laporan masyarakat harus mendapatkan respons cepat, tepat, dan humanis sesuai dengan ketentuan serta standar operasional prosedur (SOP).
“Layanan 110 merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Setiap laporan harus direspons dengan cepat, humanis dan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya.
Personel juga diingatkan untuk senantiasa bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), SOP, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi Polri.
KRYD dan Razia Stasioner Diperkuat
Untuk menjaga situasi wilayah tetap kondusif, personel piket diarahkan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli bersama tiga pilar serta razia stasioner.
Kegiatan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan kamtibmas, khususnya 3C (Curat, Curas dan Curanmor), tawuran, serta gangguan keamanan lainnya.
Patroli dan kegiatan preventif tersebut diharapkan mampu meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Enam Tahanan Diperiksa, Kondisi Ruang Tahanan Dipastikan Aman
Dalam apel tersebut, personel juga diberikan penekanan terkait pengawasan dan pemeriksaan tahanan. Pengecekan ruang tahanan harus dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi para tahanan dalam keadaan sehat dan lengkap.
Petugas juga diminta memastikan ruang tahanan dalam kondisi bersih serta tidak terdapat benda-benda berbahaya yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima piket fungsi serta pengecekan ruang tahanan.
Berdasarkan laporan, terdapat 6 orang tahanan yang saat ini menjalani penahanan di Rumah Tahanan Polsek Curug.
Kapolsek Curug: Polisi Harus Hadir dengan Sikap Humanis dan Profesional
Sementara itu, PS Kapolsek Curug AKP H.P. Tampubolon, S.T.K., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel merupakan bagian penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Menurutnya, setiap anggota harus mampu menyeimbangkan ketegasan dalam penegakan hukum dengan pendekatan humanis dalam pelayanan masyarakat.
“Kami tekankan kepada seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas selalu mengedepankan profesionalitas, humanisme dan rasa tanggung jawab. Polisi harus hadir untuk memberikan rasa aman, bukan justru menimbulkan rasa takut di tengah masyarakat,” ujar AKP H.P. Tampubolon.
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pengamanan kegiatan yang melibatkan massa, termasuk keberangkatan suporter.
“Setiap kegiatan masyarakat yang berpotensi menghadirkan massa harus diantisipasi sejak awal. Personel yang ditugaskan wajib melakukan pemantauan dan pengamanan secara maksimal, terukur dan sesuai SOP. Kita ingin kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif,” tegasnya.
Terkait pelayanan kepolisian, Kapolsek menekankan bahwa kecepatan merespons laporan masyarakat merupakan bagian dari wujud nyata kehadiran Polri.
“Respons cepat terhadap laporan masyarakat adalah bentuk pelayanan. Karena itu, layanan 110 harus benar-benar dijalankan dengan sepenuh hati, cepat, humanis dan bertanggung jawab,” pungkasnya.
AKP H.P. Tampubolon juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan, kekompakan, disiplin, serta menghindari setiap bentuk pelanggaran.
Dengan penguatan patroli, KRYD, razia stasioner, pengawasan tahanan, serta kesiapan pengamanan kegiatan masyarakat, Polsek Curug berkomitmen menjaga wilayah hukumnya tetap aman dan kondusif sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kepolisian yang cepat, profesional dan humanis.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur









