Kepala Desa Masuk Kampus, Tito Karnavian Perkuat SDM Desa untuk Tekan Urbanisasi dan Dongkrak Ekonomi

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II di Universitas Indonesia sebagai upaya meningkatkan kompetensi kepala desa, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi urbanisasi.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II di Universitas Indonesia sebagai upaya meningkatkan kompetensi kepala desa, memperkuat tata kelola pemerintahan desa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi urbanisasi.

DEPOK | Mata Rakyat Online – Pemerintah terus memperkuat pembangunan dari tingkat desa sebagai strategi mewujudkan pemerataan ekonomi nasional. Salah satu fokus utama adalah meningkatkan kapasitas kepala desa agar mampu mengelola potensi wilayah secara profesional, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menekan laju urbanisasi ke kawasan perkotaan.

Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian saat membuka Program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan II di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.

Menurut Tito, keberhasilan pembangunan desa sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan kepala desa. Aparatur desa yang memiliki kemampuan manajerial, memahami tata kelola pemerintahan, serta mampu berinovasi diyakini dapat mempercepat terwujudnya desa yang mandiri dan berdaya saing.

 “Dengan desa yang semakin maju, peluang kerja akan terbuka lebih luas sehingga masyarakat tidak selalu menjadikan kota sebagai tujuan utama mencari penghidupan,” ujar Tito, Selasa (14/7/2026).

 

Pemerintah Siapkan Tiga Fondasi Penguatan Desa

Tito menjelaskan, pemerintah telah membangun fondasi pembangunan desa melalui tiga kebijakan strategis.

Pertama, lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menjadi landasan hukum pembangunan berbasis desa.

Kedua, pembentukan kementerian yang secara khusus menangani urusan desa sebagai bentuk penguatan kelembagaan pemerintah.

Baca Juga :  Rutan Kelas I Tangerang Raih Tiga Penghargaan Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2025

Ketiga, penyaluran dana desa yang bertujuan mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Menurut Tito, ketiga instrumen tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur desa agar pembangunan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

 

Universitas Indonesia Jadi Mitra Pengembangan SDM Desa

Program Kepala Desa Masuk Kampus merupakan bagian dari implementasi agenda pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Melalui kerja sama dengan Universitas Indonesia, para kepala desa memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan, administrasi pemerintahan, pengelolaan keuangan desa, tata kelola anggaran, hingga strategi pengembangan potensi lokal berbasis inovasi.

Program ini juga bertujuan menyamakan standar kompetensi kepala desa di seluruh Indonesia, mengingat para peserta berasal dari latar belakang pendidikan dan pengalaman yang beragam.

Tito menilai Universitas Indonesia memiliki kapasitas akademik yang mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat pemerintahan desa.

“Kami berharap kemampuan kepala desa semakin meningkat sehingga pengelolaan desa menjadi lebih baik dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” kata Tito.

 

Penguatan Desa Jadi Solusi Mengurangi Urbanisasi

Pemerintah mencatat sebagian besar penduduk Indonesia kini telah tinggal di kawasan perkotaan. Kondisi tersebut menjadi tantangan karena urbanisasi yang terus meningkat berpotensi memperlebar kesenjangan pembangunan antarwilayah.

Baca Juga :  Belatung Ditemukan di Kepala Korban, Polisi Jerat Taufik Hidayat dengan Pasal Berlapis

Karena itu, penguatan desa dipandang sebagai solusi jangka panjang agar masyarakat memiliki kesempatan memperoleh pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan mengakses layanan ekonomi tanpa harus meninggalkan kampung halamannya.

Dengan desa yang semakin produktif, pemerintah berharap pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dapat berkembang secara merata di berbagai daerah.

 

Diikuti 434 Kepala Desa dari 32 Provinsi

Program Kepala Desa Masuk Kampus Angkatan II diikuti sebanyak 434 kepala desa yang berasal dari 291 kecamatan, 149 kabupaten, dan mewakili 32 provinsi di Indonesia.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, 13–16 Juli 2026, dengan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, pengelolaan anggaran, serta inovasi pembangunan desa.

Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai peningkatan kompetensi aparatur desa merupakan investasi strategis bagi pembangunan nasional. Kepala desa yang mampu mengelola potensi lokal secara efektif diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat kemandirian desa di masa depan.

 

 

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
Soroti Fenomena Trial by Social Media, DePA-RI Sulsel: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?
Buruh Desak Kepastian Kerja dan Upah Layak dalam Pengawalan RUU Ketenagakerjaan
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Musrenbang Desa Curug Wetan Bahas RKP 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Kawal Aspirasi Warga

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Soroti Fenomena Trial by Social Media, DePA-RI Sulsel: Siapa Mengadili, Netizen atau Hakim?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Buruh Desak Kepastian Kerja dan Upah Layak dalam Pengawalan RUU Ketenagakerjaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB