MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG – Infrastruktur transportasi massal di kawasan penyangga Jakarta terus diperkuat. Pembangunan Stasiun Jatake BSD, yang berlokasi di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, telah mencapai 98,56 persen per akhir November 2025 dan ditargetkan mulai beroperasi pada Januari 2026.
Stasiun ini diproyeksikan menjadi simpul baru layanan Commuter Line lintas Tanah Abang–Rangkasbitung, sekaligus solusi untuk mengurai kepadatan penumpang yang terus meningkat setiap tahunnya di jalur tersebut.
Desain Modern dan Fasilitas Berorientasi Kenyamanan
Mengusung konsep modern dan futuristik, Stasiun Jatake BSD dibangun tiga lantai dengan dominasi warna cokelat kayu dan abu-abu. Desain tersebut tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga mengedepankan fungsi dan kenyamanan pengguna jasa.
Sejumlah fasilitas utama telah disiapkan, mulai dari eskalator, lift, tangga, hingga ramp khusus bagi penyandang disabilitas. Selain itu, stasiun ini dilengkapi area komersial, ruang kantor operasional KAI, serta lahan parkir luas untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Keberadaan fasilitas lengkap tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kapasitas Hingga 20 Ribu Penumpang per Hari
Berdiri di atas lahan seluas sekitar 2.435 meter persegi, Stasiun Jatake BSD dirancang mampu melayani hingga 20.000 penumpang per hari. Peron sepanjang 250 meter disiapkan untuk mengakomodasi rangkaian kereta dengan kapasitas maksimal, sehingga mendukung kelancaran arus naik-turun penumpang.
Secara lokasi, stasiun ini berada di antara Stasiun Parung Panjang dan Stasiun Cicayur, tepat di perbatasan Kelurahan Jatake dan Kelurahan Kadusirung. Posisi strategis tersebut menjadikannya titik akses baru bagi warga BSD dan wilayah sekitarnya.
Terintegrasi Konsep Transit Oriented Development (TOD)
Lebih dari sekadar stasiun, Stasiun Jatake BSD dikembangkan dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Artinya, kawasan stasiun terintegrasi langsung dengan area hunian dan komersial, termasuk proyek perumahan Hiera BSD.
Konsep ini diharapkan mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, sekaligus menekan kemacetan dan emisi di wilayah Tangerang dan sekitarnya.
Tahap Akhir Uji Keselamatan dan Kesiapan Operasional
Saat ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan masih melakukan uji prasarana dan kesiapan operasional. Proses tersebut meliputi pengecekan sistem keselamatan, kelayakan bangunan, serta kesiapan layanan sebelum stasiun dibuka untuk umum.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, Stasiun Jatake BSD akan segera melayani masyarakat pada awal 2026 dan menjadi penopang penting mobilitas warga menuju pusat-pusat aktivitas di Jakarta. (GR)
Penulis : Redaksi
Editor : Gito Rahmad









