Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung, Baru Dilantik Pekan Ini

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta| MataRakyat.Online ,  Kamis (16 April 2026) — Ketua merangkap anggota Ombudsman RI, Hery Susanto ditangkap Kejagung, dalam sebuah operasi penegakan hukum yang dilakukan pada hari ini. Penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh pihak Kejaksaan Agung melalui Kepala Pusat Penerangan Hukum.

“Penangkapan terhadap yang bersangkutan benar dilakukan hari ini,” tegas Anang Supriatno.

Peristiwa ini menyita perhatian publik karena terjadi hanya beberapa hari setelah Hery Susanto resmi dilantik sebagai pimpinan Ombudsman Republik Indonesia.

Fakta Utama Peristiwa

Penangkapan seorang pejabat tinggi negara dalam waktu yang sangat singkat sejak pelantikan menjadi sorotan serius. Hery Susanto sebelumnya baru saja dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Ketua Ombudsman RI.

Berdasarkan informasi awal, penangkapan dilakukan oleh tim Kejaksaan Agung dalam rangka penyidikan perkara hukum yang tengah berjalan. Namun demikian, hingga saat ini belum diungkap secara rinci terkait kasus yang menjeratnya.

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai latar belakang perkara, termasuk apakah dugaan kasus tersebut berkaitan dengan aktivitas sebelum menjabat atau selama proses menuju jabatan tersebut.

Baca Juga :  IPA Dorong Kolaborasi Pengusaha, Ormas, dan Pemerintah Atasi Parkir Liar serta Benahi Retribusi Parkir Jakarta

Penjelasan Pihak Terkait

Konfirmasi resmi baru disampaikan secara singkat oleh Anang Supriatno selaku Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung. Ia membenarkan adanya penangkapan, namun belum memberikan detail lebih lanjut mengenai konstruksi perkara.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Ombudsman RI terkait status jabatan Hery Susanto pasca penangkapan tersebut.

Di sisi lain, publik juga menunggu sikap dari pemerintah mengenai keberlanjutan kepemimpinan di lembaga Ombudsman, mengingat posisi tersebut memiliki peran penting dalam pengawasan pelayanan publik.

Konteks & Dampak

Penangkapan ini berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap kepercayaan publik terhadap lembaga Ombudsman RI. Sebagai institusi yang bertugas mengawasi pelayanan publik, integritas pimpinan menjadi aspek yang sangat krusial.

Di sisi lain, peristiwa ini juga mencerminkan bahwa proses penegakan hukum tetap berjalan tanpa memandang jabatan. Jika dilakukan secara transparan dan akuntabel, hal ini dapat menjadi indikator bahwa hukum berlaku setara bagi semua pihak.

Baca Juga :  Dugaan Tambang Galian C Ilegal Kembali Marak di Tenjo, Warga Soroti Pengawasan dan Minta Penindakan

Namun demikian, kasus ini juga menjadi pengingat penting bagi sistem seleksi pejabat publik agar lebih ketat, transparan, dan berbasis rekam jejak yang menyeluruh.

Klarifikasi & Imbauan

Di tengah berkembangnya informasi, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi berlebihan sebelum ada penjelasan resmi yang lengkap dari pihak berwenang.

Informasi yang belum terverifikasi berpotensi menyesatkan dan memperkeruh situasi. Oleh karena itu, penting untuk menunggu perkembangan resmi dari Kejaksaan Agung dan pihak terkait lainnya.

Penutup

Peristiwa ini bukan hanya tentang penangkapan seorang pejabat, tetapi juga tentang bagaimana sistem diuji dalam menjaga integritasnya sendiri.

Di tengah sorotan publik, pertanyaan yang muncul menjadi semakin dalam: apakah mekanisme yang ada sudah cukup kuat untuk memastikan bahwa mereka yang diberi amanah benar-benar layak menjaganya?

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Sains Festival BRIN di Serpong Bidik Talenta Muda Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa
Jelang Pilkades 2026, Pesannya Tegas Cikarang Jadi Lokasi Deklarasi Damai GARDA, 10 Poin Jelang Pilkades 2026 Disorot
Purbaya Diganti Saat Tengah Disukai Publik, Pergantian Menkeu Jadi Sorotan
Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Lampung Bekuk 4 Terduga Pelaku di Kontrakan
Diduga Diculik Saat Beli Jajan, Dua Bocah di Curug Berhasil Ditemukan Polisi di Karawaci
BGN Tutup Sementara 1.999 Dapur MBG, Belum Daftar Sertifikat Higiene Sanitasi
Polisi Gadungan Peras Pedagang di Teluknaga Tangerang, 8 Orang Diamankan
Saksi Ungkap Uang THR Kepala OPD untuk Fadia Arafiq Disebut Sudah Jadi Tradisi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 22:16 WIB

Sains Festival BRIN di Serpong Bidik Talenta Muda Jadi Ahli Nuklir dan Antariksa

Jumat, 18 September 2026 - 11:04 WIB

Jelang Pilkades 2026, Pesannya Tegas Cikarang Jadi Lokasi Deklarasi Damai GARDA, 10 Poin Jelang Pilkades 2026 Disorot

Selasa, 15 September 2026 - 05:24 WIB

Purbaya Diganti Saat Tengah Disukai Publik, Pergantian Menkeu Jadi Sorotan

Senin, 14 September 2026 - 00:59 WIB

Pengembangan Kasus Curanmor, Polda Lampung Bekuk 4 Terduga Pelaku di Kontrakan

Minggu, 13 September 2026 - 19:18 WIB

Diduga Diculik Saat Beli Jajan, Dua Bocah di Curug Berhasil Ditemukan Polisi di Karawaci

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB