MataRakyat.Online | Tangerang – Tawuran antarpelajar tidak hanya bermula dari pertemuan di jalan. Ajakan melalui media sosial, pergaulan yang salah hingga kebiasaan membolos sekolah dapat menjadi pintu masuk terjadinya berbagai persoalan di kalangan remaja.
Mencegah hal tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Curug Wetan Polsek Curug Aiptu Iksan Iskandar menyambangi SMAN 32 di Kampung Blok Limo, RT 01/RW 10, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.28 WIB tersebut menjadi bagian dari program CETAR (Cegah Tawuran Antar Pelajar) sekaligus upaya memperkuat komunikasi antara kepolisian dengan kalangan pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Iksan memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada para siswa, khususnya terkait bahaya tawuran, pergaulan negatif dan penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Salah satu perhatian yang disampaikan adalah kebiasaan membolos sekolah. Para siswa diingatkan agar tidak menjadikan bolos sebagai kebiasaan karena dapat membuka ruang bagi berbagai pengaruh negatif di luar lingkungan sekolah.
Menariknya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya berupa penyampaian imbauan. Para siswa juga diberikan kegiatan fisik berupa Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di lapangan sekolah sebagai bentuk pembinaan kedisiplinan.
“Disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana. Datang ke sekolah, mengikuti kegiatan belajar dan menaati aturan merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pelajar,” pesan Aiptu Iksan kepada para siswa.
Ia juga mengingatkan agar pelajar tidak mudah terbawa ajakan teman yang mengarah kepada tawuran maupun tindakan kekerasan.
Menurutnya, keberanian seorang pelajar bukan ditunjukkan dengan ikut tawuran, melainkan mampu menolak ajakan negatif dan memilih kegiatan yang dapat membawa masa depan lebih baik.
Selain pergaulan langsung, penggunaan media sosial turut menjadi perhatian. Para siswa diminta lebih cermat dan cerdas dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama konten yang berisi provokasi, ajakan kekerasan atau ajakan untuk melakukan tawuran.
“Jangan mudah percaya dan ikut-ikutan hanya karena mendapat ajakan dari media sosial. Saring informasi sebelum bertindak dan pikirkan akibatnya,” imbaunya.
Bhabinkamtibmas juga membuka ruang komunikasi bagi para siswa yang membutuhkan tempat untuk berkonsultasi terkait persoalan keamanan maupun pergaulan di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.
Para pelajar dipersilakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas sebagai mitra sekaligus tempat meminta pertimbangan dan saran apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kegiatan sambang sekolah tersebut berlangsung aman dan kondusif. Melalui program CETAR, Polsek Curug terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman sekaligus membangun kesadaran pelajar agar menjauhi tawuran, kekerasan dan pergaulan negatif.
Pesan CETAR hari ini sederhana: berani berkata tidak pada tawuran, cerdas bermedia sosial, disiplin di sekolah, dan fokus meraih masa depan.
Penulis : Oling
Editor : Redaktur









