Uji Coba Pupuk Singapura Berhasil, Panen Bawang di Tangsel Bikin Kagum

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;ts:11985154252000;appts:1780970842118;qlty:1;;illum:2 scene:29 humanIn:4;

0-3840x2160-0-0-{}-0-24#bokehtype:0#;ts:11985154252000;appts:1780970842118;qlty:1;;illum:2 scene:29 humanIn:4;

TANGSEL | MataRakyat.Online – Uji coba pupuk bio-organik asal Singapura di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hasil panen bawang yang lebih besar dan tumbuh baik di dataran rendah.

Hal ini, membuat, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie tertarik menjajaki kerjasama lebih lanjut. Ia mengatakan, kegiatan panen bawang tersebut merupakan bagian dari penjajakan kerja sama penggunaan pupuk bio-organik yang diperkenalkan oleh Bio Ark Global, perusahaan Bioteknologi Iklim dan Agri-Tech asal Singapura.

Menurutnya, hasil uji coba yang dilakukan sejauh ini cukup memuaskan. Bahkan, tanaman bawang yang umumnya sulit tumbuh optimal di wilayah dataran rendah dengan cuaca panas mampu menghasilkan panen yang baik.

“Dalam rangka penjajakan kerja sama. Ternyata produksinya hasilnya lebih baik. Bawangnya lebih besar,” kata Benyamin, usai menghadiri panen Hasil Demplot Bawang Merah Varietas Batu Dan Pasar Murah Hasil Bumi Di Balai Penyuluhan Pertanian, Jombang, Ciputat, Selasa 9 Juni 2026.

Benyamin mengaku, terkesan dengan hasil yang diperoleh, kondisi geografis Tangsel dinilai tidak ideal untuk budidaya bawang.

“Bawang yang semestinya sulit tumbuh di daerah seperti kita, ternyata produksinya sangat bagus sekali,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Benyamin, Pemkot Tangsel melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan akan mempelajari lebih lanjut penggunaan pupuk tersebut.

Baca Juga :  Harkitnas 2026, Pilar Saga Ingatkan ASN Soal Integritas dan Pertanggungjawaban Keuangan

Jika hasilnya terus positif, kerja sama dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas. “Ke depan, dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, kita akan coba jajaki kerja sama penggunaan pupuk yang diperkenalkan ini,” ucapnya.

Saat ini, Benyamin menjelaskan, uji coba baru dilakukan pada tanaman bawang. Sementara itu, komoditas lain seperti cabai masih belum masuk tahap pengujian.

“Iya, baru diuji coba untuk bawang aja, cabai belum,” katanya.

Lebih lanjut, Benyamin menilai, pupuk tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh masyarakat apabila manfaatnya terus terbukti melalui berbagai uji lapangan.

“Kalau ini berhasil, nanti pupuk yang digunakannya ini bisa kita produksi cukup banyak di sini dan kita sebarkan ke masyarakat,” ujarnya.

Maka itu, Benyamin berharap, langkah tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga dari hasil pertanian lokal.

“Supaya Tangsel, konsumsi rumah tangganya bisa dipenuhi sendiri,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, kelompok wanita tani juga dihadirkan untuk melihat langsung hasil demonstrasi penggunaan pupuk pada tanaman bawang.

Sementara itu, Co-founder dan CEO Bio Ark Global, Matthew Edward Loh menjelaskan, bahwa produk yang digunakan dalam demonstrasi tersebut bernama Activate dengan merek Bio-On.

Baca Juga :  Benyamin Davnie Dorong UMKM Tangsel Kuasai AI demi Dongkrak Pendapatan

“Ini adalah pupuk bio-organik. Pada dasarnya, pupuk ini memiliki manfaat nutrisi seperti pupuk kimia,” kata Matthew.

Menurutnya, produk tersebut merupakan hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Singapura. Selain membantu pertumbuhan tanaman, pupuk itu juga dirancang untuk meningkatkan kualitas tanah.

“Kami memasukkan mikroba ke dalamnya. Yang paling penting adalah tanahnya, yang akan membantu tanah menjadi lebih baik sehingga para petani nantinya akan mendapatkan hasil panen yang lebih tinggi,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Matthew, pupuk tersebut diklaim mampu membantu tanaman menghadapi dampak perubahan iklim yang kini semakin terasa.

“Produk ini terbukti dapat menahan kelembaban sekitar 10 hingga 20 persen. Produk ini juga dapat mempertahankan nutrisi lebih dari 10 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, kemampuan menjaga kelembaban dan nutrisi tersebut membuat tanaman lebih tahan menghadapi cuaca panas, kekeringan, maupun banjir.

Karena itu, ia berharap hasil demonstrasi di Tangsel dapat menjadi awal kerja sama yang lebih luas sekaligus membantu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

“Pupuk ini dapat bekerja jauh lebih baik daripada pupuk organik biasa dan pupuk kimia,” pungkasnya.

Penulis : JP

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kian Maulana Dorong Regenerasi dan Penguatan Organisasi Pemuda Pancasila Ciputat Timur
Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Musrenbang Desa Curug Wetan Bahas RKP 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Kawal Aspirasi Warga
GMPK Banten Tancap Gas! Bukan Organisasi Seremonial, Perangi Korupsi dengan Data dan Fakta

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kian Maulana Dorong Regenerasi dan Penguatan Organisasi Pemuda Pancasila Ciputat Timur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB