‎Kecamatan Kelapa Dua Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kesehatan Warga ‎

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎TANGERANG, MataRakyat.Online — Kesehatan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan tenaga medis. Pencegahan, lingkungan, kesehatan keluarga hingga partisipasi warga membutuhkan kerja bersama lintas sektor.‎

‎Semangat itu diperkuat Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, melalui Lokakarya Mini lintas sektor yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (14/9/2026).

‎Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk mengevaluasi pelaksanaan program kesehatan, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, sekaligus merumuskan langkah perbaikan yang lebih konkret.

‎Kegiatan melibatkan unsur kecamatan, puskesmas, kelurahan, kader posyandu dan tokoh masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting karena persoalan kesehatan masyarakat tidak dapat ditangani oleh satu sektor secara sendiri-sendiri. Hal itu juga dikonfirmasi dalam pemberitaan mengenai kegiatan yang sama pada 14 September 2026.

‎Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan kesehatan menjadi perhatian, antara lain tengkes (stunting), kebersihan lingkungan, serta partisipasi masyarakat dalam program imunisasi.

‎Pembahasan tidak hanya diarahkan pada persoalan yang sudah terjadi, tetapi juga bagaimana memperkuat upaya pencegahan. Edukasi kepada masyarakat, pemanfaatan data kesehatan yang akurat, serta pengawalan program preventif di tingkat lingkungan menjadi bagian dari pendekatan yang didorong dalam kolaborasi tersebut.

Baca Juga :  Viral di Media Sosial, Pemerintah Kecamatan Curug Bersama Polsek Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di Curug Wetan

‎

‎Memastikan Kesehatan Dimulai dari Keluarga

‎Camat Kelapa Dua Dadang Sudrajat menekankan pentingnya memastikan kesehatan masyarakat, termasuk dalam lingkup keluarga.

‎“Bukan ingin mendapat ujian, tetapi ingin memastikan kesehatan masyarakat kita, ingin memastikan bahwa betul-betul dalam sisi kesehatan kita berkeluarga,” ujar Dadang Sudrajat.

‎Pernyataan tersebut menempatkan keluarga sebagai bagian penting dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat. Sebab, keberhasilan program kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pelayanan ketika warga sakit, tetapi juga oleh kesadaran untuk mencegah, mengenali persoalan sejak dini, dan menjaga lingkungan kehidupan sehari-hari.

‎Karena itu, keterlibatan kader posyandu dan tokoh masyarakat menjadi penting. Mereka berada dekat dengan warga dan dapat membantu menyampaikan informasi serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai program kesehatan.

 

‎Jangan Berhenti di Forum

‎Lokakarya Mini bukan hanya menjadi tempat mengevaluasi persoalan, tetapi juga diharapkan menghasilkan tindak lanjut.

Baca Juga :  Jelang Peresmian Hotel Sapphire Sky, Polsek Curug Gelar Apel Pengamanan di Binong

‎Kecamatan, puskesmas, kelurahan, kader, tokoh masyarakat dan unsur terkait didorong memahami peran masing-masing sehingga hasil pembahasan tidak berhenti sebagai catatan rapat.

‎Di sinilah arti penting kolaborasi lintas sektor. Ketika persoalan kesehatan ditemukan di tingkat masyarakat, penanganannya membutuhkan koordinasi agar informasi, pelayanan, edukasi dan langkah pencegahan dapat berjalan secara lebih terarah.

‎Pada akhirnya, ukuran keberhasilan bukan sekadar terlaksananya sebuah pertemuan, melainkan sejauh mana hasil pembahasan dapat diterjemahkan menjadi aksi yang benar-benar dirasakan warga.

‎Kecamatan Kelapa Dua pun menegaskan pentingnya kerja bersama untuk membangun kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

‎Sebab, menjaga kesehatan warga bukan pekerjaan satu institusi. Ia membutuhkan pemerintah yang hadir, tenaga kesehatan yang bekerja, lingkungan yang mendukung, keluarga yang peduli, serta masyarakat yang ikut bergerak.

‎Bagi Mata Rakyat Online, kolaborasi semacam ini penting bukan hanya sebagai agenda pemerintahan, tetapi sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan kesehatan benar-benar sampai pada kebutuhan masyarakat di tingkat paling dekat dengan warga.

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta
Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran
Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  
Partai Gelora Kabupaten Tangerang Lantik Pengurus DPD dan 29 DPC, Perkuat Konsolidasi
Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB