Pemberdayaan Berbasis Karya, Jawara Beton Lapas Kelas I Tangerang Tampil di Hari Bhakti Imigrasi ke-76

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MataRakyat.Online | Tangerang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang turut ambil bagian dalam rangkaian Peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 yang digelar di Kampus Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin), Tangerang, Selasa (20/1/2026). Partisipasi tersebut diwujudkan melalui kehadiran program pembinaan kemandirian unggulan, Jawara Beton, yang menampilkan berbagai produk konstruksi hasil karya Warga Binaan.

 

Keterlibatan Lapas Kelas I Tangerang ditandai dengan pembukaan stan khusus Jawara Beton yang memamerkan sejumlah produk beton pracetak, seperti paving block, batako, serta produk konstruksi lainnya. Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang bersama jajaran struktural sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Keikutsertaan Jawara Beton dalam peringatan HBI ke-76 tidak hanya bertujuan memeriahkan acara, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menunjukkan implementasi pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan. Program ini dirancang selaras dengan arah kebijakan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pemberdayaan serta kesiapan reintegrasi sosial Warga Binaan setelah menjalani masa pidana.

 

selain memamerkan produk beton konvensional, Jawara Beton juga tengah mengembangkan inovasi RISHAM (Rumah Instan Sehat Aman), yakni rumah tahan gempa berbasis teknologi beton pracetak. Pengembangan RISHAM dilakukan melalui kerja sama dengan PT Semen Merah Putih dan PT PAU, sebagai upaya menghadirkan pembinaan kemandirian yang adaptif terhadap kebutuhan pembangunan dan mitigasi bencana.

Baca Juga :  Purbaya: Perbankan Jerman Lebih Syariah dari Indonesia, Tamparan untuk Negeri Muslim Terbesar

 

Seluruh produk Jawara Beton merupakan hasil pembinaan Warga Binaan yang dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku, proses pencetakan, hingga perawatan hasil produksi. Dalam pelaksanaannya, Lapas Kelas I Tangerang menerapkan standar keselamatan kerja serta pengendalian mutu guna memastikan kualitas dan daya saing produk yang dihasilkan.

 

Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan bahwa kehadiran Jawara Beton pada peringatan HBI ke-76 merupakan wujud komitmen nyata dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak dan berkelanjutan.

 

“Partisipasi Jawara Beton menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Kelas I Tangerang tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian, tetapi juga pada penguatan keterampilan kerja yang aplikatif dan bernilai ekonomi sebagai bekal Warga Binaan setelah bebas nanti,” ujar Beni.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Tangerang, Aris Supriyadi, menilai keikutsertaan dalam rangkaian HBI sebagai sarana strategis untuk memperkenalkan hasil pembinaan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.

 

“Momentum ini kami manfaatkan untuk menunjukkan bahwa hasil pembinaan Warga Binaan memiliki kualitas dan daya saing. Ini juga menjadi ruang untuk membangun kepercayaan serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” katanya.

 

Baca Juga :  Uang Ratusan Miliar dalam OTT KPK! 17 Orang Terseret Kasus HGB, Ada Pejabat Pertanahan dan Bos Summarecon

Hal senada disampaikan Kepala Seksi Pengelolaan Hasil Kerja, Aldri Maitaruna, yang menegaskan bahwa pengembangan Jawara Beton terus diarahkan pada peningkatan kualitas produk dan keberlanjutan pembinaan.

 

“Kami memastikan setiap proses pembinaan berjalan sesuai standar, baik dari sisi kualitas produksi maupun pembentukan etos kerja. Harapannya, keterampilan ini menjadi bekal nyata bagi Warga Binaan untuk kembali dan berperan produktif di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Melalui partisipasi Jawara Beton dalam peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya dalam memperkuat penyelenggaraan pembinaan kemandirian yang profesional, akuntabel, dan selaras dengan kebijakan Pemasyarakatan. Program ini diharapkan terus berkembang sebagai sarana pembinaan berkelanjutan dalam menyiapkan Warga Binaan yang mandiri, produktif, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Penulis : Wenny

Editor : Herman

Berita Terkait

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri
Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak
Anniversary Kedua Ribet Skuteris di Tangerang Tak Sekadar Kumpul, Ada Santunan Yatim dan Cek Kesehatan Gratis
Normalisasi Kali Ledug akan Tuntas Sesuai Target
Uang Ratusan Miliar dalam OTT KPK! 17 Orang Terseret Kasus HGB, Ada Pejabat Pertanahan dan Bos Summarecon
Forum Pelanggan Perumda Tirta Benteng Dinilai Bisa Jadi “Alarm” Masalah Pelayanan
Gebyar HUT RI ke-81 di Bulak Santri, Warga RW 05 Semarakkan Kemerdekaan dengan Olahraga dan Kebersamaan
Upacara 17 Agustus Jadi Puncak HUT ke-81 RI, Semangat Warga Cipondoh Menggema

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Senin, 28 September 2026 - 21:36 WIB

Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak

Minggu, 27 September 2026 - 10:31 WIB

Anniversary Kedua Ribet Skuteris di Tangerang Tak Sekadar Kumpul, Ada Santunan Yatim dan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 27 September 2026 - 08:48 WIB

Normalisasi Kali Ledug akan Tuntas Sesuai Target

Selasa, 15 September 2026 - 17:00 WIB

Uang Ratusan Miliar dalam OTT KPK! 17 Orang Terseret Kasus HGB, Ada Pejabat Pertanahan dan Bos Summarecon

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB