CETAR Polsek Curug Sambangi SMKN 13 Tangerang, Pelajar Diingatkan Jangan Terjebak Tawuran dan Bullying

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MataRakyat.Online | Kabupaten Tangerang – Upaya mencegah tawuran antar pelajar dan perilaku bullying terus digencarkan jajaran Polsek Curug Polres Tangerang Selatan. Melalui program CETAR (Cegah Tawuran Antar Pelajar), kepolisian kembali menyambangi lingkungan sekolah untuk memberikan edukasi dan pesan kamtibmas kepada para pelajar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Cukanggalih Polsek Curug Aiptu H. Aryani di SMKN 13 Kabupaten Tangerang, Kampung Rancabuntu RT 04/RW 09, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.

Dalam sambang sekolah tersebut, Aiptu H. Aryani mengajak para siswa dan siswi untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan bebas dari tawuran maupun bullying.Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah agar para pelajar setelah kegiatan sekolah selesai segera pulang ke rumah dan tidak melakukan aktivitas lain di luar jam sekolah yang berpotensi membawa mereka ke dalam situasi negatif.


Pelajar Diminta Cerdas Bermedia Sosial
Selain tawuran, penggunaan media sosial juga menjadi perhatian. Para siswa diingatkan agar lebih cermat dan bijak sebelum menyebarkan informasi.

Bhabinkamtibmas meminta pelajar tidak mudah mengunggah atau membagikan berita yang belum diketahui kebenarannya, karena informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu kesalahpahaman, provokasi maupun konflik antar kelompok.

Baca Juga :  SDN Ciputat 01 Raih Juara 1 dan Juara Umum Lomba Tari Nusantara Tingkat Nasional di TMII

“Gunakan media sosial secara cerdas. Jangan mudah percaya dan jangan langsung menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Saring terlebih dahulu sebelum membagikan sesuatu,pesan Aiptu H. Aryani kepada para pelajar.

Cegah Tawuran, Tolak Bullying
Dalam kegiatan tersebut, siswa juga diajak menjaga kerukunan dengan sesama teman serta menghindari bullying atau perundungan dalam bentuk apa pun.

Para pelajar diberikan pemahaman bahwa perbedaan pertemanan, kelompok maupun latar belakang tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan atau saling merendahkan.

Kepolisian juga memberikan penegasan agar tidak ada siswa yang terlibat dalam aksi tawuran.

Apabila menghadapi persoalan dengan teman maupun kelompok lain, para siswa diminta tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan, tetapi segera berkoordinasi dengan wali kelas, guru maupun Bhabinkamtibmas untuk mendapatkan solusi.

Kapolsek Curug: Jangan Rusak Masa Depan Karena Tawuran

Kapolsek Curug AKP H.P. Tampubolon, S.T.K., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa pencegahan tawuran harus dilakukan secara konsisten melalui edukasi dan pendekatan langsung kepada para pelajar.

“Program CETAR merupakan bentuk upaya preventif kami untuk mencegah tawuran sejak dini. Kami ingin para pelajar memahami bahwa tawuran bukanlah keberanian, tetapi justru dapat merusak masa depan mereka,” ujar AKP H.P. Tampubolon.

Baca Juga :  Berkas Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Autisme Dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang

Menurutnya, pelajar merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan ruang tumbuh yang aman, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

“Kami mengajak seluruh siswa untuk menjaga persahabatan, menghormati guru dan orang tua, serta menjauhi tawuran, bullying dan segala bentuk kekerasan. Kalau ada persoalan, jangan dipendam dan jangan diselesaikan dengan kekerasan. Sampaikan kepada guru, wali kelas atau Bhabinkamtibmas,”tegasnya.

Kapolsek juga mengingatkan pentingnya peran sekolah, orang tua dan kepolisian dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas pelajar.

“Pencegahan tawuran bukan hanya tugas polisi. Sekolah, orang tua, lingkungan dan para pelajar sendiri harus menjadi bagian dari solusi. Mari bersama-sama kita jaga anak-anak kita agar tetap berada di jalur yang positif,”pungkasnya.

Melalui kegiatan sambang sekolah dan program CETAR tersebut, Polsek Curug terus memperkuat pendekatan preventif dan edukatif untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, bebas tawuran, serta bebas bullying.

CETAR bukan sekadar slogan – tetapi gerakan bersama untuk menyelamatkan masa depan pelajar dari tawuran dan kekerasan.

Penulis : Oling

Editor : Redaktur

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Jempolmu Bisa Bikin Viral, Tapi Jangan Sampai Bikin Celaka! Pesan Polisi Curug untuk Pelajar
Bukan Sekadar Imbauan, Polisi Jadi Teman dan Orang Tua Asuh Pelajar SMK Yuppentek 2 Curug
CETAR di SMAN 32 Curug, Polisi Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Tawuran dan Bijak Bermedia Sosial
Cegah Bullying Sejak Dini, Polisi Ajak Siswa SDN V Curug Wetan Berani Berkata “Stop Perundungan”
Lahan Terbatas Bukan Halangan! SDN Ciputat 06 Tangsel Disulap Jadi Gedung 3 Lantai
Maulid Nabi di SMKN 2 Tangsel, Siswa Diajak Teladani Akhlak Rasulullah

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Minggu, 27 September 2026 - 07:18 WIB

Jempolmu Bisa Bikin Viral, Tapi Jangan Sampai Bikin Celaka! Pesan Polisi Curug untuk Pelajar

Minggu, 27 September 2026 - 02:13 WIB

Bukan Sekadar Imbauan, Polisi Jadi Teman dan Orang Tua Asuh Pelajar SMK Yuppentek 2 Curug

Minggu, 27 September 2026 - 01:24 WIB

CETAR di SMAN 32 Curug, Polisi Ajak Pelajar Putus Mata Rantai Tawuran dan Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB