Lapas Kelas I Tangerang Gelar Cek Kesehatan Gratis, 600 Warga Binaan Ikuti Skrining TB

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining tuberkulosis kepada warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang dalam program Cek Kesehatan Gratis selama 28–30 Juli 2026.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining tuberkulosis kepada warga binaan di Lapas Kelas I Tangerang dalam program Cek Kesehatan Gratis selama 28–30 Juli 2026.

TANGERANG | MataRakyat.Online  – Lapas Kelas I Tangerang menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis (TB) bagi warga binaan selama tiga hari, 28-30 Juli 2026. Sebanyak 600 warga binaan mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.

Program tersebut merupakan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia serta tindak lanjut kerja sama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan dalam pelaksanaan Kick Off Nasional Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis Tahun 2026 bagi warga binaan.

Penutupan kegiatan pada Kamis (30/7/2026) dihadiri perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Banten, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, jajaran Lapas Kelas I Tangerang, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukasari dan Puskesmas Batusari.

Dalam pemeriksaan tersebut, warga binaan menjalani sejumlah tahapan layanan kesehatan, mulai dari registrasi, skrining gejala tuberkulosis menggunakan RANSEL TB, pemeriksaan kesehatan umum, skrining Hepatitis C, HIV, dan sifilis, pemeriksaan rontgen dada, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), hingga pencatatan dalam Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB).

Baca Juga :  H. Mamat Resmi Jabat Camat Pamulang, Gantikan H. Mukroni dalam Rotasi Pejabat Pemkot Tangsel

Sementara, bagi warga binaan yang terindikasi mengidap tuberkulosis menjalani pemeriksaan lanjutan melalui Tes Cepat Molekuler (TCM). Sampel dahak dikirim ke Laboratorium RS Sitanala Tangerang untuk memastikan diagnosis sekaligus menentukan langkah pengobatan.

Kepala Bidang Pembinaan Narapidana Lapas Kelas I Tangerang, Dwi Fu’ad Jamali, mengatakan pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan.

“Pembinaan yang optimal diawali dengan kondisi kesehatan yang baik. Melalui pemeriksaan ini, kami dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganannya dapat segera dilakukan. Dengan begitu, warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan dalam kondisi yang lebih sehat dan produktif,” ujar Dwi.

 

Menurut dia, layanan kesehatan yang baik menjadi salah satu hak dasar warga binaan sekaligus mendukung terciptanya proses pembinaan yang lebih efektif di dalam lapas.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Perawatan Lapas Kelas I Tangerang, Tria, mengatakan seluruh tahapan pemeriksaan dirancang agar warga binaan yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat segera memperoleh layanan medis.

Baca Juga :  Suara Perempuan untuk Masa Depan Bangsa Menggema di Lapas Kelas I Tangerang

“Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara terpadu, mulai dari skrining awal hingga pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi penyakit. Dengan sistem ini, setiap warga binaan memperoleh pelayanan yang komprehensif sehingga tindak lanjut medis dapat diberikan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan,” kata Tria.

Salah seorang warga binaan mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Ia menilai pemeriksaan yang diberikan berlangsung lengkap dan petugas memberikan pelayanan dengan baik.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini. Belum tentu masyarakat di luar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lengkap dan gratis seperti yang kami terima di sini. Pelayanannya juga sangat baik dan setiap tahapan pemeriksaan dijelaskan dengan jelas,” ucapnya.

Lapas Kelas I Tangerang menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi warga binaan.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap target nasional percepatan eliminasi tuberkulosis melalui deteksi dini dan penanganan yang cepat. (Tim/red)

Penulis : Herman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Kian Maulana Dorong Regenerasi dan Penguatan Organisasi Pemuda Pancasila Ciputat Timur
Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta
Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran
KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri
Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  
Partai Gelora Kabupaten Tangerang Lantik Pengurus DPD dan 29 DPC, Perkuat Konsolidasi
Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:26 WIB

Kian Maulana Dorong Regenerasi dan Penguatan Organisasi Pemuda Pancasila Ciputat Timur

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Partai Gelora Kabupaten Tangerang Lantik Pengurus DPD dan 29 DPC, Perkuat Konsolidasi

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB