Musrenbang Dinilai Kehilangan Makna, Partisipasi Publik dalam Pembangunan Daerah Melemah

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, BANTEN — Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang rutin digelar dari tingkat kelurahan hingga kecamatan dinilai belum sepenuhnya berfungsi sebagai instrumen utama penentu arah pembangunan daerah. Sejumlah kalangan menilai, forum yang seharusnya menjadi ruang partisipasi publik itu kerap kehilangan makna karena aspirasi masyarakat tidak terintegrasi secara substansial dalam kebijakan pemerintah daerah.

Persoalan utama dinilai terletak pada terputusnya mata rantai aspirasi. Usulan masyarakat yang lahir dari Musrenbang tingkat bawah sering kali berhenti sebagai dokumen administratif dan tidak memiliki keterkaitan yang jelas dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ketika proses perencanaan memasuki level pemerintah daerah, pendekatan top-down justru lebih dominan.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Jabatan, Kades Dody Munanto Konsisten Hadir Bersama Warga dalam Suka dan Duka

Pemerhati kebijakan publik sekaligus Kepala Litbang Forum Media Banten Ngahiji (FMBM), Hermansyah, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa Musrenbang masih sering diperlakukan sebagai ritual tahunan untuk memenuhi kewajiban formal. Menurutnya, ruang demokrasi dalam perencanaan pembangunan belum berjalan sebagaimana mestinya.

“Secara normatif Musrenbang adalah wadah partisipasi publik. Namun dalam praktiknya, aspirasi masyarakat sering kali hanya dicatat tanpa dijadikan rujukan utama kebijakan. Ketika masuk ke tingkat pemerintah daerah, arah pembangunan justru ditentukan secara sepihak,” ujar Hermansyah, Selasa (6/1/2025).

Baca Juga :  Harga Telur dan Ayam Naik, Pemkot Tangsel Temukan Pangan Berbahaya di Pasar Serpong

Ia juga menyoroti kecenderungan pembangunan yang lebih menekankan proyek fisik dibandingkan pengembangan sumber daya manusia. Pembangunan fisik dinilai lebih menonjol secara visual, sementara program peningkatan kualitas manusia kerap bersifat administratif dan seremonial tanpa dampak jangka panjang yang terukur.

Lebih jauh, pembangunan yang dirancang tanpa pelibatan masyarakat dinilai berisiko tidak tepat sasaran dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik. Hermansyah mendorong pemerintah daerah dan DPRD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme Musrenbang serta membuka ruang partisipasi yang lebih transparan agar pembangunan daerah benar-benar berpijak pada kebutuhan riil masyarakat. (GR)

Penulis : Redaksi

Editor : Gito Rahmad

Berita Terkait

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta
Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran
KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri
Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  
Partai Gelora Kabupaten Tangerang Lantik Pengurus DPD dan 29 DPC, Perkuat Konsolidasi
Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Klarifikasi Resmi Kuasa Hukum Enjong Bin Iran: Luruskan Pemberitaan Kavling Enjong Residence yang Tak Sesuai Fakta

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Polsek Legok, Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Kebakaran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:18 WIB

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Untuk Kabupaten Tangerang Semakin Gemilang, PERUMDAM TKR Terus Bergerak dan Memberikan Manfaat  

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB