Harlah ke-25 Ponpes Al-Quraniyyah: KH Sobron Targetkan Santri Berprestasi hingga Kancah Internasional

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAKYAT.ONLINE, TANGERANG SELATAN – Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-25 Pondok Pesantren Al-Quraniyyah berlangsung dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Minggu (10/8/2026). Memasuki usia seperempat abad, pesantren menegaskan komitmennya mencetak generasi Qurani yang unggul dalam ilmu agama, sains, akhlak, prestasi, serta mampu berkiprah hingga tingkat internasional.

Pimpinan Ponpes Al-Quraniyyah, DR. KH. Sobron Zayyan MSQ., MA., mengatakan usia 25 tahun menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan seluruh program pendidikan. Menurutnya, perubahan zaman menuntut pesantren terus beradaptasi agar kualitas pendidikan dan kompetensi santri semakin meningkat.

“Setiap tahun pasti ada perubahan dan penyempurnaan dalam dunia pendidikan. Kita sebagai pengelola akan terus meningkatkan kualitas anak-anak santri,” ujar KH. Sobron.

Ia menuturkan, kiprah alumni Al-Quraniyyah kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Sejumlah alumni bahkan melanjutkan pendidikan ke Mesir, Yaman, Sudan, dan Turki. Mereka tidak hanya berkarier di bidang keagamaan, tetapi juga menjadi dokter, polisi, TNI, aparatur pemerintahan, hingga mendirikan dan memimpin pesantren.

Menurut KH. Sobron, keberhasilan para alumni tersebut menunjukkan bahwa dakwah tidak harus dilakukan melalui satu profesi. Nilai-nilai Al-Qur’an dapat diwujudkan melalui berbagai bidang keahlian dan pengabdian kepada masyarakat.

Tak berhenti pada pendidikan pesantren, Al-Quraniyyah juga menyiapkan langkah besar dengan memperluas jenjang pendidikan tinggi. KH. Sobron mengungkapkan pihaknya tengah memproses izin operasional Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains (STIKSA) Al-Quraniyyah Tangerang Selatan yang dirancang memadukan penguasaan ilmu Al-Qur’an dengan sains.

Baca Juga :  Camat Terkaya di Tangsel Kalahkan Harta Wali Kota

“Insya Allah kalau izin operasionalnya sudah keluar, ini akan menjadi daya tarik yang lebih baik. Ke depan, sekolah tinggi ini akan kita kembangkan menjadi institut dan kemudian universitas,” ungkapnya.

KH. Sobron menegaskan visi menjadikan Ponpes Al-Quraniyyah sebagai role model pengembangan pendidikan Al-Qur’an. Untuk mewujudkannya, sinergi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, masyarakat, alumni, serta peluang kerja sama dengan jaringan pendidikan internasional akan terus diperkuat.

Di tengah target besar tersebut, Al-Quraniyyah juga menghadapi tantangan pengembangan. KH. Sobron mengakui dampak pandemi Covid-19 masih terasa terhadap kondisi keuangan dan jumlah penerimaan santri. Tahun ini, pesantren hanya menerima sekitar empat kelas, sementara sebelumnya mampu menampung tujuh hingga delapan kelas.

“Allah bersama kita. Manakala kita bertakwa kepada Allah, pasti Allah akan carikan jalan,” tegas KH. Sobron.

Dukungan terhadap kiprah Al-Quraniyyah juga disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Ia mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mencetak santri yang kemudian mengabdi di berbagai wilayah Indonesia, bahkan mampu menembus kancah internasional.

Benyamin mengingatkan bahwa visi tersebut sejalan dengan semangat Tangsel C-MORE: Cerdas, Modern dan Religius. Ia berharap keberadaan pesantren semakin memperkuat karakter religius Kota Tangerang Selatan serta menjadi bagian penting dalam membangun generasi masa depan.

“Jadikan Kota Tangerang Selatan yang Islami dan penuh berkah, rahmatan lil ‘alamin. Saya berharap warga menyekolahkan anak-anaknya di Ponpes Al-Quraniyyah agar kelak menjadi lentera penerang sebagai bekal di akhirat nanti,” tegas Benyamin.

Baca Juga :  Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Tindak Tegas Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu, penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) yang hadir dalam penutupan rangkaian Harlah ke-25 memberikan pesan keras mengenai pentingnya kualitas generasi. UAS mengingatkan bahwa jumlah penduduk yang besar harus diimbangi dengan pendidikan agama, ilmu pengetahuan, akhlak, serta pola pengasuhan yang serius.

UAS menggambarkan padatnya aktivitas seorang santri yang dimulai sejak sekitar pukul 03.00 dini hari, kemudian sarapan, mengikuti pembelajaran di kelas, salat, membaca kitab, menghafal Al-Qur’an, mengikuti pramuka dan olahraga, hingga kembali beribadah dan belajar sampai sekitar pukul 22.00.

“Siapa di antara ibu yang sanggup mendidik anak dari jam 3 subuh sampai jam 10 malam, hafal Quran, baca kitab?” kata UAS di hadapan jamaah.

Ia menegaskan, membesarkan anak bukan sekadar persoalan melahirkan, tetapi merupakan tanggung jawab panjang yang membutuhkan waktu, tenaga, biaya, kesabaran, dan pendidikan berkelanjutan. UAS juga mengingatkan bahwa jumlah penduduk yang besar tidak otomatis menjadi kekuatan apabila tidak dibarengi kualitas.

“Jumlah kamu banyak. Tapi kalian seperti buih di tengah lautan,” pesannya.

Pesan UAS tersebut menjadi pengingat penting bagi Ponpes Al-Quraniyyah memasuki usia 25 tahun. Momentum seperempat abad ini bukan sekadar perayaan, tetapi menjadi titik tolak untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an, sains, akhlak, prestasi, dan jejaring internasional. Al-Quraniyyah pun menegaskan langkahnya untuk tidak hanya mencetak santri dalam jumlah banyak, tetapi melahirkan generasi berkualitas yang mampu bersaing dan memberikan manfaat dari tingkat nasional hingga dunia. (De2n/GR)

Penulis : Deden

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ponpes Al-Quraniyyah Pondok Aren

Berita Terkait

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa
SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung
Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif
Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif
Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal
Musrenbang Desa Curug Wetan Bahas RKP 2027, Bhabinkamtibmas Polsek Curug Kawal Aspirasi Warga
GMPK Banten Tancap Gas! Bukan Organisasi Seremonial, Perangi Korupsi dengan Data dan Fakta
Langkah Dini Lindungi Warga, Sachrudin dan DPUPR Terus Bergerak

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Wali Kota Tangsel Beri Penghargaan Pancawarsa I kepada Kunardi, Dorong Pramuka Perkuat Karakter Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:48 WIB

SMPN 14 Tangsel Bangun Gedung 3 Lantai, Dilengkapi 18 Ruang Kelas dan Fasilitas Pendukung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Pilar Saga Apresiasi KH Sobron Zayyan, Tokoh Keagamaan Tangsel Raih Anugerah Inspiratif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Musrenbang Desa Kadu Bahas Arah Pembangunan 2027–2028, Polsek Curug Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Pembangunan DSDABMBK di Bintaro Sektor 3A Diduga Berkaitan dengan Kecelakaan Tunggal

Berita Terbaru

Kota Tangerang

KH Embay Mulya Syarief Dinilai Layak Jadi Penasihat Ahli Kapolri

Rabu, 14 Okt 2026 - 15:18 WIB